Persibo Bojonegoro bakal mendatangkan pelatih fisik guna meningkatkan kemampuan fisik para pemainnya. Dijadwalkan para pemain akan melakoni latihan fisik pada 14 Juli nanti.
Pelatih Persibo Bojonegoro Gusnul Yakin kepada Radar Bojonegoro menjelaskan menurut rencana pelatih fisik yang akan didatangkan tersebut adalah dari Unesa. Bahkan saat ini lanjut menurutnya dia sedang mebicarakan program peningkatan fisik para pemain dengan pelatih yang bersangkutan. ”Namanya Ahmad Widodo,” katanya.
Hanya menurut Gusnul Yakin dia ingin melihat program pelatih fisik yang didatangkan. Kalau untuk peningkatan fisik berlebihan tentu dia akan menolaknya. ”Sebab waktunya sudah mepet kalau peningkatan fisik berlebihan maka pemain akan loyo saat awal kompetisi,” tegasnya
Karena itu lanjut mantan pemain Arema Malang itu menjelaskan bahwa selain ingin mengetahui program pelatih yang bersangkutan juga ingin tahu dimana peningkatan fisik akan dilakukan. ”Kalau saya sudah jelas dan saya setuju baru akan saya usulkan ke manajemen,” tegasnya.
Baca Selengkapnya »
Pelatih Persibo Bojonegoro Gusnul Yakin mendadak membatalkan rencana untuk berlatih di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro kemarin (7/7). Alasan dia, lawan uji coba mensyaratkan laga dilaksankan tidak jauh dari home base mereka.
”Dan calon lawan uji coba kita kan Persis Solo dan PSS Sleman. Mereka meminta uji coba dilaksanakan di Stadion Willis Madiun, yang lebih dekat,” kata Gusnul.
Hal itulah yang membuat Gusnul membatalkan rencana untuk berlatih di stadion sendiri, yakni Letjen H Soedirman Bojonegoro.
Persibo sejatinya berencana pulang kampung mulai kemarin. Sambil menunggu jawaban dari PSS Sleman dan Persis Solo, hingga sekitar seminggu ke depan Persibo bakal berlatih di kandang sendiri, yakni Stadion Letjen H Soedirman. Ternyata, kedua calon lawan tanding uji cobanya itu mensyaratkan tempat laga tak jauh dari home base mereka.
Menurut Gusnul, kemarin pagi sebenarnya diagendakan latihan di Stadion Letjen H Soedirman. Para pemain, sesuai rencana awal, sudah berkumpul. Namun, karena hari ini harus sudah berangkat ke Madiun, dia memutuskan memberangkatkan pemainnya ke Madiun kemarin siang. Hal ini untuk menghindari terkurasnya fisik pemain.
”Daripada bolak-balik, apalagi kita butuh adaptasi lapangan,” katanya.
Baca Selengkapnya »
Status Fajar Listiantoro striker yang mengikuti seleksi di Persibo Bojonegoro sudah 80 persen. Selanjutnya status yang bersangkutan tinggal menunggu persetujuan dari Manajemen Persibo Bojonegoro.
“Saya menilai Fajar Listiantoro mempunyai peluang besar memperkuat Persibo,” kata pelatih Persibo Bojonegoro Gusnul Yakin. Menurutnya selain memiliki skill dan teknik yang lumayan menurutnya Fajar juga mampu beradaptasi dan menyatu dengan pemain Persibo lainnya.
Dia kemudian menjelaskan dari dua kali uji coba yang dilakoni dia memastikan akan merekomendasikan pemain tersebut ke manajemen. Hanya dia sendiri menunggu momen yang tepat saat pertemuan pelatih dan manajemen. “Kalau boleh dibilang statusnya di Persibo sudah 80 persen,” tegasnya.
Baca Selengkapnya »
Eganna, striker asal Kamerun yang sudah dua pekan mengadu nasib di Persibo Bojonegoro akhirnya resmi dipulangkan kemarin (4/7). Dengan demikian, kini tinggal Fajar Listiyantoro yang masih bertahan mengikuti seleksi di tim kebanggan warga Kota Ledre itu.
Pelatih Persibo Gusnul Yakin menilai kemampuan teknik Eganna kurang untuk ukuran pemain asing. ”Sama dengan teknik pemain lokal,” kata dia kemarin sore usai timnya menang 0-5 dalam uji coba melawan tim Madiun Putra di Madiun.
Menurut dia, sebenarnya kemarin ada satu striker lagi asal Nigeria yang datang. Yakni, Emmanuel. Namun, karena teknik dan skill pemain ini juga dianggap kurang, akhirnya ikut dipulangkan. ”Dua-duanya kita pulangkan kemarin,” katanya.
Terkait Fajar Listiyantoro dia menuturkan masih akan memantau kemampuan pemain tersebut. Sebab, dia sendiri baru melihat kemampuan yang bersangkutan dalam dua hari. ”Karena itu, saya butuh waktu,” katanya.
Baca Selengkapnya »
Persibo Bojonegoro mungkin hanya akan merekrut satu pemain lagi guna melengkapi sekuadnya saat ini. “Posisinya adalah pemain depan yang bisa bermain sebagai pemain tengah,” kata manajer Persibo Kup Yanto Setyono kepada Radar Bojonegoro kemarin (3/7).
Menurut dia, hal itu berdasarkan pertimbangan manajemen dan melihat kondisi keuangan yang ada. Dia menuturkan, akibat perpindahannya home base ke Madiun, beban angaran Persibo semakin berat. Sebab, pengeluaran bertambah. Karena itu, pihak manajemen harus memangkas beberapa pengeluaran keuangan yang suda direncanakan. “Salah satunya adalah belanja pemain,” imbuhnya.
Hanya, saat ditanya mengenai dua pemain seleksi yang ada saat ini, yakni Eganna dan Fajar Listiantoro, dia menyatakan masih menungu rekomendasi dari pelatih Gusnul Yakin. Menurut dia, manajemen siap merekrut siapa diantara keduanya yang direkom Gusnul. “Kita siap saja dan pelatih sudah kami beritahu untuk merekrut satu pemain tersisa,” katanya.
Baca Selengkapnya »
Sampai dengan berakhirnya jam kerja pukul 14.30 kemarin penyanggah hasil tender perbaikan Stadion Letjend H Soedirman tidak datang, Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono menyatakan hasil tender perbaikan Stadion Letjend H Soedirman sah.
”Jadi sekarang sudah di dok sah pemenang tendernya,” kata Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono saat keluar dari Kantor Kimprwasil Bojonegoro sekitar pukul 14.50 kepada Radar Bojonegoro. Menurutnya tidak mungkin pemkab Bojonegoro melayani sanggahan diluar jam dinas yang telah ditentukan.
Dia menjelaskan dengan demikian tambah dia PT Landas dinyatakan sebagai pemenang tender. Bahkan berita acara pelaksanaan sidang sanggahan pun telah ditandatangani. ”Ya karena sampai jam dinas berakhir tak datang akhirnya kami anggap tidak ada sanggahan,” ungkapnya.
Baca Selengkapnya »
Satu pemain dengan posisi striker dan bisa gelandang melamar ke Persibo Bojonegoro. Dialah Fajar Nurdiyantoro Listiantoro, adik mantan pemain Timnas PSSI Seto Nurdiyantoro.
Fajar kemarin (2/7) sudah diturunkan dalam uji coba Persibo melawan Persinga Ngawi di Stadion Willis, Madiun. Dalam uji coba ini Persibo memang dengan skor telak 8-0.
Fajar terakhir tercatat sebagai pemain PSS Sleman. Sedangkan kelebihan yang dimilikinya antara lain bisa bermain di dua posisi. Yakni, gelandang serang dan striker. Bahkan, dia dikabarkan juga bisa berposisi sebagai stoper.
Asisten Pelatih Persibo Bambang Pramuji kepada Radar Bojonegoro menjelaskan, Fajar datang Selasa (1/7) malam lalu. Paginya dia langsung ikut latihan dan sore harinya diturnkan dalam uji coba melawan Persinga Ngawi. ”Tapi ini kan baru pandangan pertama,” katanya.
Baca Selengkapnya »
Pelatih Gusnul Yakin belum memastikan apakah akan merekrut Egaana, striker asal Kamerun, yang saat ini mengikuti seleksi di Persibo Bojonegoro. “Saya masih ingin memastikan lagi kemampuanya,” kata pelatih asal Malang tersebut saat dihubungi Radar Bojonegoro kemarin petang.
Menurut dia, meski Egaana tampil bagus sejak lawan Persipura Jayapura, dirinya belum merekomendasikan pemain tersebut kepada manajemen agar direkrut. Kemarin, Egaana juga menujukan naluri mencetaknya gol saat beruji coba melawan klub Patimura asal Madiun di Stadion Wilis Madiun. Dalam pertandingan yang berakhir dengan sekor 8-1 itu, Eganna menciptakan hattrick. Sementara dua gol lainya diciptakan Marwan Lestaluhu. Sedangkan tiga gol sisanya masing-masing disumbangkan Khoirul Huda, Nurhidayat, dan pemain seleksi lokal M. Illyas.
Menurut Gusnul, pada laga uji coba tersebut dirinya tidak memasang striker Samsul Arif. Sebab, pemain putra daerah ini masih dililit cidera engkel yang dideranya saat menghadapi Persipura Jayapura Sabtu lalu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro.
Sementara itu, kondisi gelandang Fadly Sanusi mulai membaik. Sebelumnya, hampir dua minggu mantan pemain Gresik United tersebut mengalami cedera pasca berlaga di Liga Jatim beberapa waktu lalu.
Baca Selengkapnya »
Pindahnya home base Persibo Bojonegoro ke Madiun untuk sementara waktu membawa dampak bagi pencintanya dan pihak manajemen tim. Di antaranya, akibat pindah markas itu manajemen harus merogoh kocek lebih dalam lagi. “Selama di Madiun setiap mingunya kita harus membayar lebih banyak, yaitu Rp 30 juta,” kata Abdul Mun’im, bendahara Persibo.
Uang itu menurut dia harus dibayar selama Persibo berada di Madiun. Sedangkan sampai kapan tim bermarkas di Kota Brem itu hingga kemarin belum diketahui.
Mun’im menuturkan, uang 30 juta per minggu tersebut untuk biaya makan yang mencapai 30 ribu perorang per hari. Juga, sewa asrama Rp 80 ribu perorang per hari.
Namun, belum termasuk sewa lapangan di Stadion Wilis Rp 700 ribu sekali pakai. “Padahal, kita mengunakan (Stadion) dua kali sehari,” tuturnya.
Sedangkan untuk setiap kali pertandingan biaya yang harus dikeluarkan Persibo ke kas Pemkab Madiun sampai Rp 2 juta. “Ini memang resiko yang harus ditangung,” katanya.
Baca Selengkapnya »
Mulai sore ini masayarakat pecinta bola Bojonegoro tidak akan lagi bisa menyaksikan tim kebanggaan mereka berlatih, bertanding ataupun mengarungi kompetisi Divisi Utama. Sebab home base Persibo sudah berpindah ke Madiun.
“Ini kan sementara sambil menunggu perbaikan Stadion Letjend H Soedirman,” kata asisten manajer bidang teknis Persibo Bojonegoro Imam Sardjono. Dia sendiri juga mengaku belum tahu sampai kapan Persibo akan berada di madiun.
Pria itu kemudian menjelaskan dimulainya pindah home base adalah untuk menyesuaikan dengan kondisi Madiun. Karena itu latihan mulai sore nanti akan dimulai di Stadion Wilis Madiun. “termasuk uji coba sebelum kompetisi dimulai juga akan dilakukan disana,” tegasnya
Yang jelas lanjut pria yang juga pengusaha saprodi itu menuturkan sebelumnya manajemen mempunyai dua pilihan yaitu stadion Surajaya Lamongan dan Stadion Wilis Madiun. Bahkan tambah dia pengurus sudah menghubungi pengelola dua Stadion tersebut. “Namun Stadion Wilis Madiun menyatakan siap lebih dulu,” ungkapnya.
Baca Selengkapnya »