0 Persibo vs Persibom 1 : Petaka Menit Terakhir

Kehadiran pelatih Sanusi Rahman masih belum membawa keberuntungan bagi Persibo Bojonegoro. Melakoni laga home di Gelora Delta Sidoarjo, tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu dipaksa menyerah dari tim tamunya Persibom Bolaang Mongondow pada laga lanjutan kompetisi divisi utama grup II kemarin (8/10) sore. Persibo takluk dengan skor 1-0.

Kekalahan tersebut cukup menyakitkan bagi manajemen tim Persibo. Bahkan, Asisten Manajer Bidang Teknis Imam Sardjono menyatakan siap mundur apabila dianggap gagal mengurusi Persibo. “Saya sendiri tidak tahu penyebab kekalahan Persibo. Padahal, semua kewajiban manajemen, termasuk gaji dan hak pemain, sudah kami penuhi,” kata Sardjono kepada wartawan koran ini.

Dia menuturkan, meski dalam keadaan sulit, manajemen selalu berusaha maksimal memenuhi hak pemain. “Intinya jika dianggap gagal dan tidak mampu, maka saya siap mundur,” imbuh pria berkaca mata tersebut.

Meski menurunkan skuad full team dan menguasai jalannya pertandingan, Persibo kecolongan gol dua menit menjelang bubaran. Adalah pemain asing pengganti asal Chili Paunovic yang mempermalukan Persibo di hadapan sekitar 200 penonton.

Gol semata wayang itu lahir karena kesalahan yang dilakukan pemain belakang Persibo. Terlalu lama memainkan bola, si kulit bundar mampu diserobot pemain Persibom. Bola lalu ditendang ke arah gawang Persibo. Penjaga gawang Dwi Adi berusaha memblok tendangan tersebut. Bola yang muntah di depan gawang mampu disambar Paunovic hingga menggetarkan jala Persibo.

“Anak-anak bermain bagus dan terus menyerang, namun mereka lupa pertahanan,” kata pelatih Sanusi Rahman beralasan.

Di laga tersebut, Persibo memang lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Namun, secara peluang, Iswandi Da’i dkk kalah dibandingkan Persibom. Duet Varney Pas Boakay-Syamsul Arief (Vorsa) yang diharapkan mampu menciptakan gol, tak berdaya menembus barisan pertahanan lawan. Pergerakan Varney terus diawasi ketat pemain lawan. “Duet striker tersebut kurang efektif,” aku Sanusi.

Pada babak kedua Persibo sebenarnya memiliki peluang emas melalui kaki Syamsul Arief. Namun, tendangan pemain binaan kompetisi internal Persibo tersebut melesat di atas mistar gawang Persibom. Padahal, saat itu Syamsul tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Agus Salim Takwin.

Kekalahan tersebut membuat pendukung Persibo kecewa. Mereka sempat meneriakkan agar Sanusi diganti. Dengan kegagalan menambah poin itu, Persibo semakin sulit untuk lolos ke superliga. Sebab, hingga kini tim kebanggaan warga Bojonegoro itu tetap mengemas enam poin dari hasil tujuh kali bertanding. Hasil itu juga menjadikan Persibo sebagai tim yang tak pernah menang saat berlaga di kandang sendiri. (ade)
(Sumber : Radar Bojonegoro)