1 PSIR vs Persibo 0 : Tren Negatif berlanjut

Persibo Bojonegoro belum beranjak dari episode buruk dari target yang telah ditentukan. Bermain di Stadion Krida Rembang kandang PSIR Persibo Bojonegoro kalah dengan skor tipis 1-0.

”Hadiah penalty dari wasit untuk tuan rumah membuat poin kita dirampok,” kata pelatih persibo Bojonegoro Sanusi Rahman kepada radar Bojonegoro. Menurutnya penalti pada menit ke 25 yang diberikan wasit merupakan sesuatu yang sangat tidak masuk akal.

Apa yang dikatakan oleh Sanusi Rahman cukup beralasan sebab pada mampu mengimbagi ruan rumah setiap serangan yang dibangun Iswandi da’I dan kawan-kawan cukup merepotkan barisan pertahanan lawan. Hany serangan yang dibangun persibo selalu diakhiri dengan peluit wasit yang menandakan offside.

Tak hanya teroro wasit yang harus diteriam persibo Bojonegoro teroro dari penonton berupa pemparan benda-benda keras ke lapangan juga harus dihadapi para pemain tim kebanggan kota ledre. Apalagi jarak tribun penonton dan lapangan cukup dekat hingga memudahkan aksi tak simpatik dan tak patut ditiru tersebut.

Puncaknya pada menit ke 25 saat itu pemain PSIR Rembang Solikin membawa bola mendekati kotak penalti. Morrys yang coba menghadang malah ditabrak pemain tersebut. Wasit Ipnu Sutopo dari Jogjakarta pun meniup peluit tanda terjadi pelanggaran dan menunjuk titik putih yang berarti tendangan penalti.

Julius Kwateh sang algojo sukses melesakan tendangan pinalti yang menggetarkan jala gawang persibo. Gol tersbeut merubah kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Tertinggal 1-0 pelatih persibo Bojonegoro Sanusi rahman mulai meneraik sejumlah pemainnya hamzah yang sepanjang pertandingan mkeringis kesakitan ditarik keluar. Dan digantikan Sumardi sementara Komang Adnyana digantikan oleh Nurhidayat. Meski ada peningkatan serangan sampai beakhirnya babak pertama kedudukan 1-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua Persibo terus meningaktan tensi pertandingan. Namun lagi-lagi faktor wasit menjadi kendala serisu tim berjuluk laskar angling Dharma. Hanya satu peluanga emas yang dimiliki Persibo Bojonegoro saat fajar tinggal berhadap dengan penjaga gawang lawan. Saat itu tendangan fajar berhasil di blok kiper PSIR rembang. Dan kedudukan itupun bertahan sampai selesainya sleuruh pertandingan,.

”Bagaimana mau menang pegang bola dan ke depan saja sudah di prit,” kata Sanusi. Dia menjelaskan meski kiris pemain namun para pemain yang ada sudah berbuat maksimal. Bahkan dia menuturkan permainan persibo sangat bagus.

Hasil kekalahan 1-0 atas tuan rumah PSIR rembang tersebut semakin membuat Persibo terbenam di kalsemen sementara. Sebab dari lima kali pertandingan yang dilakoni Persibo hanya sekali memang dan dua kali seri serta berhasil mengumpulkan poin lima. (ade)
(Sumber : Radar Bojonegoro)

9 Responses to “1 PSIR vs Persibo 0 : Tren Negatif berlanjut”

  1. bnu
    August 24, 2008 at 6:56 pm #

    ayo..tunjukan donk buat p.sanusi klu management persibo tdk salah menjadikan bp.sbg pelatih,,ato jgn2 bp bisa nanganin teams2 kecil doank?bravo persibo

    [Reply]

  2. dons
    August 25, 2008 at 8:37 am #

    positif thinking lah , jangan kalau kalah wasit melulu yang disalahkan. Dirampoklah , dicurangilah dsb dsb. Kita harus benamkan alasan alasan itu.
    waktu kita main dikandang persebaya apa kita gak dicurangi? bisa ya bisa gak ,
    tapi karena posisi kita menang , kita jadi merasa enak enak aja.
    Yang jelas di kubu persibo jelas lagi ada masalah besar. Pak Uci yang belum in dengan pemain , dan skuad persibo yang memang lagi kurang, dua pemain masuk timnas. varney yang absen, dan jumlah pemain asing yang belum memenuhi kuota.
    Jadi berbenahlah segera Persibo ku persibo kita tercinta ini.
    btw , congratulation buat Novan Setya , seingat saya kamu bocah bojonegoro pertama yang pakai kostum merah putih. meski labelnya timnas U21. Selamat.

    [Reply]

  3. Boromania SBY
    August 25, 2008 at 9:49 am #

    awal yang tidak baik dari Pak uci…..tetep semangat…setelah ini jadilah no 1…. :-)

    [Reply]

  4. Boromania354~
    August 25, 2008 at 10:25 am #

    jangan klo kalah wasit selalu yang disalahkan. Dirampoklah , dicurangilah , konspirasi dsb. ingat saat kita away ke kandang persebaya,kita juga dikerjai WASIT sampai ada yang kena kartu merah tapi akhirnya bisa menang…..truzzz lagi saat away ke perseman, kita juga si kerjai WASIT tapi kita masih bisa mencuri satu POINT????… sekarang klo Teamnya kalah orang pertama yang paling disalahkan adalah pelatihnya bukan pemain/wasitnya. Subangkit saja kalah 1-6 dari Persebaya dengan gentle mengakui dia salah Strategi dan team lawan main baguss!!!????????? What happen om Sanusi………?????????

    [Reply]

  5. fanzboromania
    August 25, 2008 at 3:11 pm #

    http://fanzboromania.wordpress.com

    ayo kita rame rame dukung persibo

    [Reply]

  6. fajar
    August 25, 2008 at 4:36 pm #

    o………………./persibo…persibo anglingdharma anglingdharma boromania la..la..la…….. sore iki kau harus menang wasite dancuk di bunuh saja.

    [Reply]

  7. fajar arief muttagin
    August 25, 2008 at 4:37 pm #

    wasite kurang di ajar awuran deloken sok ben ning bjn tak remuki kon.

    [Reply]

  8. schatzi
    August 25, 2008 at 4:43 pm #

    parah neh
    masa ma PSIR kalah
    gmn neh pak sanusi??
    ya tuh ga usah pake alasan di rampok wasit…

    [Reply]

  9. Adjie
    September 13, 2008 at 11:05 pm #

    Kshan ya p.platih udah ssh pyh dmi persibö msh aja di slhin,ayo tros smangat persiboq jngn pth smangat

    [Reply]

Leave a Reply