2 Persepar v Persibo 2 : Dua Tim Pesaing Terus Menempel

Persaingan di grup 3 kompetisi divisi I kian seru. Menyisakan tiga laga, tiga tim bersaing ketat untuk memperoleh dua tiket ke divisi utama musim depan.

Persibo Bojonegoro yang semula unggul tiga poin atas PSIR Rembang dan Persiba Bantul, dua pesaingnya di klasemen sementara, kini tinggal berselisih satu poin. Itu terjadi karena tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini hanya mampu bermain imbang 2-2 saat melawan tuan rumah Persepar Palangkaraya di Stadion Tjilik Riwut Palangkaraya kemarin sore. Sementara Persiba dan PSIR memetik kemenangan di kandangnya sendiri. Persiba mampu menggelontor Persipro Probolinggo dengan tiga gol tanpa balas sedangkan PSIR menang dua gol atas Persid Jember.

Bermain di kandang Persepar, Persibo mencoba bertahan di menit-menit awal. Sementara tim tuan rumah menampilkan permainan menyerang dengan harapan bisa mencetak gol secepat mungkin.

Ketatnya pertahanan yang dibangun Awono bersama Patrick membuat lini depan Persepar kesulitan menciptakan gol. Justru serangan balik yang dilancarkan Persibo nyaris membuatkan gol pada menit ke-10. Striker Varney Pas Boakai sempat tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Bogi Santoso setelah dirinya berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Persepar. Namun, tendangan Varney ternyata hanya melenceng ke sisi kiri gawang lawan.

Setelah mendapat peluang emas itu, Persibo berani tampil sedikit terbuka. Kesempatan ini dimanfaatkan tim tuan rumah untuk mencari celah pertahanan tim kebanggaan warga Kota Ledre tersebut. Pada menit ke-16, pemain Persepar M Heppy lolos dari jebakan offside. Setelah menguasai bola, dia melepaskan tembakan keras dari kotak enam belas meter. Si kulit bundar sempat membentur mistar gawang. Namun, bola itu mental kembali ke arah Heppy. Pemain ini pun tak ingin membuang kesempatan. Bola liar disambar dan gagal diantisipasi penjaga gawang Saefudin.

Tertinggal 1-0, para pemain Persibo merubah strategi permainan. Bambang Sumantri dkk lebih berani menyerang agar bisa segera menyamakan kedudukan. Sebaliknya, tim tuan rumah juga tak mau kalah. Mereka tetap tampil menyerang agar gol kemenangan bisa bertambah. Pada menit ke-34, Persibo berhasil menyamakan kedudukan setelah pemain belakang Persepar David Brown melakukan gol bunuh diri. David yang berhasil menahan bola serangan Persibo dikotak penalti, berniat mengamankan si kulit bundar dengan memberikan kepada Bogi Santoso. Namun, karena posisi penjaga gawang ini sudah telanjur maju, bola pun tak dapat dijangkau.

Memasuki babak kedua, permainan berubah menjadi keras. Untuk menambah daya dobrak, Persepar dan Persibo melakukan pergantian beberapa pemain. Dari kubu Persibo, striker Roni Irawan digantikan Nasrin pada menit ke-61 dan gelandang asing Neba ditarik keluar untuk digantikan Abdul Kholiq pada menit ke-69. Sementara kubu tuan rumah menarik Leandro yang tampil buruk untuik digantikan P Brown pada menit ke-59.

Pergantian pemain dari tim tuan rumah ternyata membuahkan hasil. Hanya berselang 14 menit setelah masuk ke lapangan, Brown mampu membuat pendukung tuan rumah bersorak setelah dia berhasil mengecoh Saefudin. Gol itu disambut dengan selebrasi berlebihan oleh Brown. Aksi mencopot kaus yang dilakukan membuat wasit harus mengeluarkan kartu kuning kepadanya.

Meski tertinggal, pemain Persibo tak patah semangat. Berselang enam menit dari gol Brown, serangan balik yang dilakukan Varney menghasilkan tendangan penjuru. Bambang Sumantri yang mengambil tendangan penjuru itu kemudian memberikan umpan ke mulut gawang lawan. Kemelut di depan gawang Persepar pun terjadi. Dan, Reggie yang berada do kotak penalti berhasil menyambar bola liar hingga menggetarkan jala lawan. Kedudukan berubah menjadi 2-2.

Hasil imbang itu nyaris gagal dipertahankan Persibo. Sebab, wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah saat memasuki injury time. Hadiah itu diberikan karena wasit menganggap P Brown dilanggar di kotak terlarang. Namun, penjaga gawang Saefudin mampu menjadi pahlawan di menit-menit pertandingan tersebut. Eksekusi Brown yang mengarah ke pojok kanan gawang Persibo berhasil ditepis mantan penjaga gawang Persedikab Kediri itu.

Agar pertandingan tak segera dilanjutkan, Nasrin pun bermaksud mengulur waktu dengan cara membuang bola menjauhi lapangan. Namun, aksi ini diketahui wasit. Nasrin pun diganjar kartu kuning kedua dan harus rela meninggalkan lapangan.

Pelatih Persibo Gusnul Yakin saat dihubungi wartawan koran ini mengaku hasil seri tersebut merupakan hasil yang maksimal. “Kami bersyukur dengan hasil ini,” katanya.
(sumber: Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

14 Responses to “2 Persepar v Persibo 2 : Dua Tim Pesaing Terus Menempel”

  1. tomo (Boromania Batam)
    August 6, 2007 at 11:57 am #

    Selamat atas perjuangan anak2 persibo saat tour di kalimantan,semoga Persibo bisa mencapai target untuk lolos divisi utama, dan saya bangga karena bisa mengupdate berita2 tentang persibo
    BRAVO PERSIBO, By Boromania Batam

    [Reply]

  2. RAMADAN
    August 6, 2007 at 12:04 pm #

    Hasil yang cukup melegakan bagi pecinta sepakbola di Bumi Angling Dharma….
    4 poin yang diraih PERSIBO dalam tur maut BORNEO merupakan hasil yang sangat menggembirakan..paling tidak, hasil dari 2 pertandingan luar kandang ini masih bisa menjaga posisi PERSIBO di puncak capolista, meski selisih poin sekarang dengan contender lainnya semakin mendekat. Tetapi setelah ini PERSIBO akan menjalani laga kandang, yang tentunya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. MENANG HARGA MATI…!!!!! ORANJE’kan Letjen. H. Soedirman… GO AHEAD PERSIBO !!!!
    Untuk Mr. Gusnul Yakin, bawa PERSIBO ke Divisi Utama, sebagai kado Ultah KABUPATEN BOJONEGORO tercinta…..
    Untuk Manajemen PERSIBO, cepetan cari sponsor untuk laga Divisi Utama nanti…. untuk perbaiki stadion dan beli pemain bagus…
    salam buat REZA (Boromania Pacul), ayo…kapan awakmu ujian kompre, Za?

    [Reply]

  3. novrand
    August 6, 2007 at 12:08 pm #

    wah sayang seri. Berarti harus memaksimalkan 2 partai kandang. 6 point itu wajibb.

    [Reply]

  4. bantul kota gempa
    August 6, 2007 at 12:28 pm #

    SEMAKIN DEG DEGAN YO CAK..?

    [Reply]

  5. sweedia
    August 6, 2007 at 12:33 pm #

    Persibo dikeroyok 2 tim :)

    [Reply]

  6. dons
    August 6, 2007 at 3:19 pm #

    kalau di divisi utama sponsornya udah ada , EXXON MOBILE , tenang wae.

    [Reply]

  7. sweedia
    August 6, 2007 at 3:26 pm #

    stadion e cak? mosok arep nang wilis madiun

    [Reply]

  8. zaenoni
    August 6, 2007 at 4:28 pm #

    Salut bwt PERSIBO Bojonegoro,terus harumkan nama bojonegoro
    KEDIRI,GRESIK sikat saja balas kekalahan di copa.
    BRAVO PERSIBO…………Boromania Sby.

    [Reply]

  9. bantul kota gempa
    August 6, 2007 at 4:42 pm #

    wahai boromania sekedar saran nih … klo situ jadi di divisi utama mending pake stadion sendiri aja, gak enak kalo pake punya orang, mending stadiun bojonegoro itu dibenahi..dikeruk dulu dan dibuat peresapan spy klo pas hujan gk banjir trs stadiun dibuat flat/rata dng rumput impor, hasilnya permainan jadi enak penonton nontonnya juga enak. kayak di luar negeri. Gak sombong nih, di Jogja udah ada 2 stadiun yg udah make sistem begini yaitu Maguwo miliknya PSS Sleman sama Stadiun Sultan Agung miliknya Persiba Bantul, cuma klo di sultan agung tribunnya blom 100% jadi.

    [Reply]

  10. Didik(PSM MLIDEG)
    August 6, 2007 at 5:26 pm #

    Apapun yg terjadi PERSIBO tetap ke Divisi Utama, PERSIBO lumat semua lawan-lawanmu BOROMANIA di blakangmu.

    [Reply]

  11. dons
    August 8, 2007 at 8:09 am #

    sleman aja bisa punya stadion bagus , apalagi bojonegoro. inget bojonegoro gudang tembakau virginia yang sudah export sampai ke jerman , bojonegoro gudang kayu jati yang harganya selangit , dan yang terbaru bojonegoro gudang minyak bumi. opo meneh ? mosok gak bisa bangun stadion sekelas jaka baring. nanti pabrik pabrik dimintain sumbangan , pabrik rokok , redrying , pabrik es , kecuali pabrik tahu di ngledok yo , ojok di tarik sak no . Saya yakin bisa , sing penting ada kemauan dan jangan ada korupsi diantara kita …..

    [Reply]

  12. chrish
    August 12, 2007 at 12:41 pm #

    2-2?cieeeh,masih bisa saling membusungkan dada to?
    BUAT YANG Gak DIAJAK KE KALIMANTAN,ha..ha..kasiaaaaaaaaaaaaaaaan deh lo!!!!!

    [Reply]

  13. ARDAN ARAS
    November 20, 2007 at 10:27 pm #

    PERSIBO klo ke DIVISI UTAMA pake aja STADION WILIS MADIUN, STADIONNYA sudah taraf NASIONAL bahkan kalo loker room udah ada STADION WILIS udah STANDAR AFC. by: cah MEDHIOEN

    [Reply]

  14. dede
    November 20, 2007 at 10:31 pm #

    HEY PENGURUS PERSIBO!!! yang mandiri donk……. tahun depan jangan lagi nggandoli APBD
    KATANYA PUNYA EXXON MOBILE

    [Reply]

Leave a Reply