2 Persibo v Gresik United 0 : Selamat Datang Divisi Utama

Gresik United akhirnya gagal membendung laju Persibo Bojonegoro. Tim besutan Sanusi Rachman itu kalah 0-2 (0-1) dalam pertandingan Kompetisi Divisi I Liga Indonesia di Stadion Letjen Sudirman, kemarin sore.

Adalah penalti Patrik Nuku pada menit ke-11 dan gol Varney Pass Boakay pada menit ke-85 yang membuat GU harus pulang dengan hampa. Akibat kekalahan ini GU bertahan di peringkat IV klasemen sementara grup III. Hanya terpaut satu poin dengan Persid Jember yang kemarin menggulung Persipon Pontianak dengan skor 2-0 (1-0).

Sebaliknya, kemenangan ini membuat Persibo memastikan lolos ke Divisi Utama tahun. Tim yang diarsiteki Gusnul Yakin itu mengantongi poin 37 dan bertengger di puncak klasemen grup III.

Bisa dimaklumi jika kemudian ribuan suporter Persibo menyambut sukses tim kebanggaannya dengan suka cita. Ini adalah sejarah baru Persibo yang sejak tujuh tahun terakhir berjuang menembus Divisi Utama.

Persibo juga berpeluang mengukir sejarah lain. Yakni, menjuarai juara kompetisi Divisi I tahun ini. Peluang itu sangat terbuka karena Persibo hingga kini masih menduduki puncak klasemen grup III. Unggul empat poin dari PSIR Rembang yang pada waktu bersamaan mengalahkan Persiba Bantul dengan skor 4-0.

Jika saja dalam pertandingan terakhir Persibo mampu mengalahkan tuan rumah Mojokerto Putra, maka bisa dipastikan tim berkostum kebesaraan oranye ini akan lolos ke babak empat besar untuk memperebutkan jawara Divisi I tahun ini.

Dalam pertandingan kemarin sore, Persibo membuka kemenangan melalui gol yang dicetak Patrick Nuku dari titik penalti pada menit ke-11. Penalti tersebut diberikan wasit setelah striker Ali Usman dijatuhkan secara sengaja oleh Wawan Hariono saat membawa bola di area terlarang.

Memasuki pertengahan babak pertama, tensi pertandingan meninggi. Pemain kedua tim kerap terlibat adu badan di lapangan. Protes terhadap wasit Hadi Suroso asal Semarang beberapa kali dilakukan pemain GU. Puncaknya, terjadi pada menit ke-43. Berawal dari tabrakan antarpemain yang terjadi di lapangan, wasit membunyikan peluit tanda pelanggaran dilakukan pemain GU. Merasa dirugikan, gelandang Yance Katehongkang mendekati wasit. Entah apa yang diucapkan, wasit kemudian mengeluarkan kartu kuning kedua sekaligus kartu merah kepada Yance. Keputusan ini mengundang protes pemain GU lainnya. Mereka ramai-ramai mendekati wasit. Bahkan, beberapa ofisial tim asal Kota Pudak juga berlari ke arah wasit. Namun, aparat keamanan yang sigap berhasil mengamankan wasit. Hingga akhirnya, pertandingan dilanjutkan kembali.

Memasuki babak kedua, Persibo mendominasi pertandingan. Keunggulan jumlah pemain membuat mereka mampu mengurung pertahanan GU di 45 menit terakhir. Meski menguasai jalannya pertandingan, Persibo kesulitan menggandakan kemenangan. Gol tambahan yang dinantikan suporter Persibo akhirnya lahir lima menit menjelang bubaran. Berawal dari kemelut di depan gawang lawan, Ali Usman menyundul bola ke arah Varney Pass Boakai. Si kulit bundar itu lalu ditendang striker asal Liberia itu hingga gagal dihalau penjaga gawang GU Wawan Hariono. Skor ini pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Pelatih Persibo Gunsul Yakin mengaku tak bsia menahan kegembiraanya. Dia menilai dua gol yang lahir dalam pertandingan tersebut sudah cukup maksimal karena pemain lawan lebih banyak bertahan. “Ini hasil maksimal dan sesuatu yang luar biasa,” katanya. (ade/top/jpnn)

Data dan Fakta:

Persibo: 2 (1)
Pencetak Gol: Patrick Nuku (pen ’11), Varney Pas Boakai (’85)
Pemain: Saefudin (g), Agusmanto/M Zaini (’28), Patrick Nuku, Bambang Sumantri (c), Awono C, Reggie Radityo, M Budiana, Iswandi Dai/M Nasrin (’59), Neba Hysan/Syamsul Arief (’70), Varney Pas Boakai, Ali Usman.

Gresik United : 0
Kartu Kuning : Steven Eko (’3), Yance Katehongkang (’33), Marcos Santana (’39)
Kartu Merah: Yance Katehongkang (KK ’43)
Pemain: Wawan Hariono (g), Steven Eko, Aris Akhmad Tuansyah, Ferry H, Eko Kartono, Yance K, Denilson/Yosi AP (’63), Kacung M/Masdar (’31), Fadly S, Marcos Santana (c), Orry Kambuaya/A Rochiem (’80)

Stadion : Letjend H Soedirman Bojonegoro
Cuaca : cerah
Penonton: 10 ribu
Wasit : Hadi Suroso (Semarang)

(sumber : Indopos)