2 Persibo vs Gresik United 0 : Bekal Positif Sanusi

Persibo Hadang GUSetelah dua kali kalah beruntun, Persibo Bojonegoro akhirnya kembali ke jalur kemenangan. Menjamu Gresik United di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin sore (16/10), Persibo menang 2-0 (1-0) dalam pertandingan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia Wilayah Timur.

Dua gol kemenangan tim kebanggaan Kota Ledre itu diborong oleh Samsul Arif pada menit ke-40 dan 47. “Kemenangan ini bisa mengangkat kepercayaan diri anak-anak setelah dua kali kalah di kandang,” kata pelatih Persibo Sanusi Rahman setelah pertandingan.

Sebelum menghadapi GU, Persibo kalah 0-1 dari Persibom Bolaang Mongondow (8/10) dan 0-2 dari Persigo Gorontalo (12/10).

Tak mau kalah lagi, Persibo langsung mengurung pertahanan GU. Varney Pas Boakai berpeluang mencetak gol pada menit ke-7. Sundulannya yang menyambut umpan dari Fadly Sanusi hampir membobol gawang GU. Untung, Dedy Iman bisa menepis bola hasil tandukan dari pemain asing asal Liberia itu.

Terus dikurung, GU mencoba keluar dari tekanan lewat serangan balik mengandalkan dua strikernya, Syamsul Arifin dan Hermawan. Pada menit ke-24, Syamsul hampir mencetak gol. Namun, Heri Prasetyo, kiper Persibo, berhasil mengamankan gawangnya.

GU kembali memperoleh peluang melalui Hermawan pada menit ke-36. Namun, mistar gawang kiri Persibo menjadi penyelamat. Sial menghampiri GU. Ketika mencoba keluar dari tekanan, gawang GU justru kebobolan. Striker Persibo Samsul Arif lolos dari jebakan offside. Arif dengan tenang menaklukkan kiper asal Medan tersebut.

GU kembali dikejutkan dengan gol kedua Persibo saat babak kedua baru berjalan dua menit. Arif kembali menyumbang gol melalui tendangan melambung memanfaatkan posisi Dedy yang terlalu maju.

Tertinggal dua gol, GU memiliki dua peluang pada akhir babak kedua. Pada menit ke-82, Trokon Bernard gagal menyambut tendangan bebas Jajang Paliama. Padahal, Trokon tinggal berhadapan dengan Heri Prasetyo, kiper Persibo. Pada menit ke-88, tiang gawang Persibo kembali menjadi penyelamat dari tendangan Hermawan.

Sanusi Rahman, pelatih Persibo, mengatakan senang dengan kemenangan timnya. Menurut Uci -panggilan Sanusi Rahman- kebersamaan adalah kunci kemenangan Persibo sore itu.

“Kami kalah karena anak-anak terlihat seperti terbebani,” tutur karteker pelatih GU Sasi Kirono. Perasaan terbebani itu memang terlihat di atas lapangan. Pemain GU sering melakukan kesalahan. Striker asing GU Cristopher Udensi sering kehilangan bola.

Selain itu, pada babak kedua, fisik pemain GU terlihat menurun. Sasi Kirono menganggap, jadwal pertandingan yang dimajukan menjadi pukul tiga sore itulah yang membuat fisik anak-anak GU menurun. “Babak pertama, cuaca sangat panas. Makanya, fisik pemain cepat habis dan permainan menjadi kacau,” paparnya. (man/ko)
(Sumber : Jawapos)