2 PSMP vs Persibo 0 : Gagal Happy Ending, Jumpa PSP Padang

Siapa lawan Persibo Bojonegoro di putaran empat besar Divisi I PSSI 2007 akhirnya terjawab. Tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu akan menantang PSP Padang di Stadion Manahan Solo pada 7 September nanti.

Kepastian itu diperoleh setelah PSP memastikan diri menjadi jawara di grup I. “Hasil itu sudah pasti,” kata Manajer Persibo Letkol (Inf) Kup Yanto Setyono kepada wartawan koran ini kemarin.

Menurut dia, sesuai manual yang disusun Badan Liga Indonesia (BLI), juara grup I akan melawan juara grup III yang dihuni Persibo. Sementara juara grup II bakal menantang juara grup IV. Pria yang juga komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menambahkan, sesuai manual pertandingan juara grup I melawan juara grup III digelar pada jam pertama. “Sehingga, kami dapat jatah pertandingan mulai pukul 15.00,” ujaraya.

Pemenang dari babak semifinal itu akan lolos ke final untuk memperebutkan gelar juara. Pertandingan final dilaksanakan pada 10 September nanti. “Tempatnya sama di Stadion Manahan Solo,” tuturnya.

Sementara itu, laga terakhir Persibo di babak penyisihan grup III gagal happy ending. Dalam pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Brantas Kota Batu. Persibo kemarin sore harus mengakui keunggulan tuan rumah Mojokerto Putra dengan 2 gol tanpa balas.

Meski menurunkan mayoritas pemain lapis kedua, Persibo sempat merepotkan Mojokerto Putra di menit-menit awal. Bahkan striker lokal Syamsul Arief sempat lolos jebakan offside tim lawan dan tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Mojokerto Putra. Namun, tendangan kaki kanan Syamsul ternyata masih melenceng di sisi kiri gawang yang dijaga Juriwanto.

Setelah 10 menit pertandingan, tim tuan rumah mulai menekan Persibo. Puncaknya terjadi pada menit ke-36. Berawal dari sepak pojok yang dilakukan Nasnil. si kulit bundar disambut dengan sundulan kepala oleh A’ang Baktiawan. Bola pun meluncur deras ke gawang Persibo yang dijaga Nugroho Bramantiko dan gol. Kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persibo mencoba menyamakan kedudukan. Namun, upaya mereka selalu mentah di barisan belakang Mojokerto Putra. Untuk menambah daya dobrak, pelatih Persibo Gusnul Yakin memasukan Iswandi Dai dan Supriyadi. Keduanya menggantikan peran Dedim dan Roni Irawan. Perubahan pemain itu tetap saja tak terlalu berpengaruh terhadap permainan tim. Bahkan, dua menu menjelang bubaran, Zoran berhasil menggandakan kemenangan Mojokerto Putra.

Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono, kekalahan tersebut menjadi pelajaran tersendiri bagi pasukan Gusnul Yakin. “Dengan demikian kami tahu kelemahan kami. Posisi tengah dan depan ternyata lemah saat ditinggal pemain inti.” ujarnya.
(sumber: Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)