Jaga Tren, Siap Kalahkan PSBI-Persipro

Asa cukup tinggi saat ini tengah dijaga oleh seluruh komponen di Persibo Bojonegoro. Semua pertandingan sisa harus meraih poin saat bertanding di kandang sendiri. Kamis (18/3/2010) mendatang, Persibo Bojonegoro siap untuk mengalahkan PSBI Blitar saat bermain di kandang Stadion Letjen H Soedirman. Juga, empat hari setelahnya atau Senin (22/3/2010), Laskar Angling Dharma akan menjamu Persipro di tempat yang sama.

Dengan meraih 6 poin di kandang tersebut, hampir bisa dipastikan Persibo Bojonegoro akan mendampingi Persiram Raja Ampat ke babak delapan besar.

Target muluk tersebut memang bisa dibilang sangat realistis. Sebab, saat bermain di kandang, Persibo Bojonegoro selalu bisa memenangkan pertandingan dan meraih poin maksimal. Tidak hanya tim yang berada di bawah klasmen, tetapi para tim papan atas di group III Divisi Utama Liga Indonesia berhasil dipaksa pulang tanpa poin.

Contoh saja, Persiram Raja Ampat yang dikalahkan dengan skor 2-0 pada Jumat (19/2/2010), Perseman Manokwari 1-0 pada Selasa (23/2/2010) dan PSMP dengan skor 2-0 pada Senin (1/3/2010).

Manajer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar, kepada beritajatim.com, Minggu (14/3/2010) menjelaskan, jika target menyapu persih sisa laga kandang telah dicanangkan oleh manajemen.

“Saya yakin Aris Tuansyah dkk bisa merealisasikannya. Sebab, belum ada ceritanya Persibo kalah di kandang sendiri,” jelasnya.

Namun, dengan adanya target tersebut, pihaknya tidak ingin terganggu permainannya. Sebab, hal itu akan menjadi bumerang sendiri bagi anak asuh Sartono Anwar.

“Dukungan ribuan supporter Boromania akan menambah membakar semangat para pemain,” tegasnya.

Menurut Taufiq, dengan mengamankan dua laga kandang maka Persibo akan memperoleh poin 37 dan sudah sangat sulit dilampaui oleh pesaing terdekatnya, yakni PSMP.

Apalagi, Persipro yang juga menjadi saingan dibawah Persibo akan dijamu pada pertandingan terakhir kandang. Sehingga, saat bisa mengalahkan Persipro, maka satu saingan telah berhasil dieliminasi.

“Walaupun pada pertandingan terakhir Persibo kalah atau seri, itu sudah tidak ada masalah lagi, jika dua laga sisa kandang berhasil diperoleh hasil maksimal,” tambah Taufiq.

Dengan target seperti itu, manajemen ingin para pemain terus berkonsentrasi untuk menghadapi laga krusial, yakni dua laga di kandang dan satu laga penutup melawan tuan rumah Persigo.

“Kalau tergelincir satu saja, maka Persibo akan sedikit kesulitan nantinya,” lanjutnya.(dul/ted/beritajatim.com)