Ada Upaya Jegal Persibo dari LPI

Aksi yang dilakukan sekelompok suporter Kamis (6/1/2011) malam ditengarai adalah salah satu penggembosan terhadap eksistensi Persibo Bojonegoro. Pernyataan tersebut disampaikan manajer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar, kepada beritajatim.com setelah selesai rapat malam tadi.

Menurut Taufiq, upaya untuk menggerogoti Persibo sebenarnya sudah tampak dilakukan oleh PSSI yang dipimpin oleh Nurdin Halid. Seperti pemberian surat pemberitahuan untuk mengikuti atau tidaknya LPI yang sebenarnya telah habis hari ini. Tetapi, menejemen tidak menggubris surat tersebut.

“Kita sekarang ini sedang fokus pada persiapan pertandingan yang akan segera digelar,” jelasnya.

Padahal, sejak mengirimkan surat pengunduran diri akhir Desember lalu, sebenarnya Persibo sudah siap untuk tidak berlaga lagi di Indonesia Super League (ISL). “Sebab, dari berbagai pertimbangan yang membuat manajemen mengambil sikap realistis,” tambahnya.

Pihaknya juga tidak mempermasalahkan adanya sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Boromania. Sebab, mereka masih belum bisa berpikir positif. “Kita lihat saja, jika tetap berpikir ke ISL maka Persibo tidak akan bisa maju. Dan nanti mereka semuanya juga akan ikut bergabung,” terangnya.

Oleh karena itu, banyak pertimbangan yang diambil oleh menejemen sehingga memutuskan untuk ke LPI. Sebab, liga yang lebih profesional dan bersih, serta tidak memberatkan APBD yang dipilih.

“Kami melalui PT Pengelola Persibo Indonesia (PPI) ingin mandiri dan tidak selalu tergantung pada uang rakyat,” sambungnya.(dul/but/beritajatim.com)