Anggaran Lampu Stadion Letjen Soedirman Beres

Setelah lama dibahas, akhirnya anggaran untuk pengadaan dan pemasangan lampu stadion Letjen H Soedirman Kabupaten Bojonegoro akhirnya tuntas.

Hal itu setelah pihak eksekutif dan legislatif di Kabupaten Bojonegoro bertemu di Kantor DPRD Bojonegoro, Rabu (7/7/2010) siang. Hasilnya, disepakati dana total untuk lampu stadion sebesar Rp 8,5 miliar.

Selain lampu, ada beberapa rehap non permanen ruangan yang akan diikutkan dengan paket tersebut, yakni untuk ruang ganti pemain, wasit dan juga tempat lain yang semuanya full AC.

Dalam keterangannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Suhadi Moelyono menjelaskan, jika untuk lampu dan paket renovasi non permanen dibutuhkan Rp 8,5 miliar.

Dengan anggaran yang sudah ada pada APBD 2010 kemarin, yakni Rp 4 miliar, maka dibutuhkan penambahan Rp 4,5 miliar. Sehingga, dana tambahan tersebut yang segera dibutuhkan untuk pembangunan pengadaan dan pemasangan lampu yang sesuai dengan standart Badan Liga Indonesia (BLI). “Tambahan anggaran tersebut yang secepatnya bisa dimasukkan di Perubahan APBD (PAPBD),” kata Suhadi.

Sementara itu, pihak legislatif dan tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) akhirnya menyetujui adalah tambahan dana Rp 4,5 miliar yang akan dimasukkan dalam PAPBD tahun 2010 ini. “Secepatnya akan diproses, sehingga tender minggu depan sudah bisa dilakukan,” jelas Ketua Pansus, Agus Susanto Rimanto.

Dengan begitu, maka pihak yang terkait sudah bisa memulai proses lelang sejak dini dan sambil menunggu proses ditetapkannya PAPBD 2010, sudah ada kinerja nyata. “Kami ingin, pihak eksekutif jangan hanya berbicara saja, melainkan juga ada kinerjanya. Sebab, dana Rp 4 miliar yang telah disetujui pada APBD 2010 kemarin belum diserap,” sambungnya.

Politisi asal PNBKI itu menjelaskan, jika sejauh ini semua yang berkaitan dengan persiapan pemasangan lampu sudah selesai dan tinggal melaksanakan saja. “Jika tidak, maka kemungkinan besar penempatan stadion untuk markas home Persibo Bojonegoro pada Superliga mendatang juga terancam,” tambahnya. (dul/kun/beritajatim.com)