Arema Waspada Kebangkitan Persibo

Mendekati laga kandang melawan Persibo Bojonegoro di Copa Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (22/11), Arema begitu waspada. Terutama kebangkitan Laskar Angling Darmo yang dalam dua laga terakhir di Divisi Utama selalu menang.
Sejak pelatih Persibo berpindah tangan dari Sanusi Rahman kepada Sartono Anwar, kekuatan Laskar Angling Darmo kembali menakutkan. Terbukti sejak memegang tim ini 6 November 2008, ayah pemain Timnas Nova Arianto itu bisa membawa Iswandi Dai dkk memetik kemenangan dari Persis Solo, Selasa (11/11), dan PSS Sleman, Minggu (16/11).

Pelatih Arema, Gusnul Yakin, mengungkapkan sejak awal dia telah mengingatkan para pemain untuk tidak meremehkan lawan, termasuk Persibo. Sebab, jangankan menghadapi tim yang levelnya hampir sama, melawan tim junior seperti Arema U-21, Singo Edan senior sulit menang jika meremehkan lawan.

“Tidak ada main-main menghadapi Persibo. Kami akan tampil dengang kekuatan penuh di laga perdana Copa Indonesia ini,” jelas Gusnul kepada Surya, Senin (17/11).

Terlebih saat menjamu Persibo nanti Arema dipastikan tidak bisa tampil komplet. Selain kehilangan Emile Bertrand Mbamba, Dodik Wahyudi, Aaron Nguimbat, dan Jefry Prasetyo yang sudah dicoret, Singo Edan juga kehilangan Alexander Pulalo yang belum sembuh dari cedera, serta Arif Suyono dan Fandi Mochtar yang bergabung di Timnas.

“Saya sangat mengenal hampir seluruh materi pemain Persibo. Untuk bisa menang Arema harus bekerja ekstra keras,” tegas Gusnul.
Kapten Arema, Suroso, mengakui meski Persibo merupakan tim dari Divisi Utama, Arema tidak boleh sedikitpun lengah. Sebab selama ini Singo Edan selalu kesulitan jika bermain melawan Laskar Angling Darmo.
“Persibo memang miskin pemain bintang, namun tim asal Bojonegoro itu memiliki team work yang solid. Butuh keseriusan tingkat tinggi agar target menang perdana di Copa Indonesia tidak meleset,” pungkas Suroso.st5
(Sumber : Harian Surya)