Batasi Pemain Seleksi

Manajemen Persibo Bojonegoro mulai menerapkan aturan terkait kedatangan pemain seleksi. Mereka yang belum mendapatkan izin dari manajemen, dilarang mengikuti latihan bersama Iswandi Da’i dkk.

Aturan itu diberlakukan karena kapasitas mes Persibo di Jalan Untung Suropati Bojonegoro saat ini overload. Menurut Asisten Manajer Bidang Administrasi Persibo Abdul Cholik, hingga kemarin (2/12) sore ada sepuluh pemain yang mengikuti seleksi. Jika ditambah dengan pemain Persibo yang ada, maka jumlahnya hampir 30 orang. ”Padahal, pemain asing ada yang tidak bertempat tinggal di mes,” katanya.

Karena itu, manajemen tim akan menerima pemain seleksi baru apabila ada pemain seleksi lama yang dipulangkan. Cholik mengaku manajemen tim banyak menerima telepon dari pemain yang ingin bergabung dengan Persibo. ”Namun kami beritahu untuk diatur jadwalnya dulu,” tuturnya.

Menurut dia, manajemen tim menyerahkan sepenuhnya kewenangan memilih pemain kepada pelatih. Sebab, perekrutan pemain terkait dengan strategi yang diinginkan pelatih. ”Termasuk kalau mau memulangkan, ya silakan kami nggak ikut campur,” ujarnya di sela-sela menyaksikan latihan pemain Persibo di lapangan Sekoleh Model Terpadu, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas.

Sementara itu, dalam seleksi kemarin terdapat dua wajah baru. Yakni, striker Mohamed Fanso, pemain asing yang baru pertama kali datang ke Indonesia. Serta, Yonas Sirne, pemain asal Papua yang terakhir bergabung dengan PSBI Blitar.

Ketiganya menjalani latihan di bawah pengawasan pelatih Sartono Anwar. Dalam latihan itu, mantan pelatih PSIS Semarang tersebut awalnya membagi pemain yang ada menjadi dua kelompok. Satu kelompok berisikan pemain Persibo dan kelompok lain dihuni campuran pemain Persibo dan pemain seleksi. Mereka kemudian diminta bermain game. (ade)
( Sumber : Radar Bojonegoro )