Bawa 20 Pemain Lawan Arema

Manajemen Persibo Bojonegoro, Jatim, membawa 20 pemain dalam laga tandang ISL 2010-2011 melawan Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (17/10 ).

“Target manajemen kalau bisa mencuri poin melawan Arema,” kata Manajer Persibo Bojonegoro, Taufik Risnendar menegaskan, Jumat.

Menurut dia, peluang mencuri poin sangat mungkin, mengingat skuad “Angling Dharma” (julukan Persibo), semakin padu menjelang laga melawan Arema. Diakui, kekuatan di lini belakang berkurang dengan tidak bisa diturunkannya Eduardo Bizarro karena akumulasi kartu kuning.

Namun, katanya, dengan sudah disahkannya Friyan Eko Yuwono (“stoper”), kekuatan Persibo di lini belakang tidak ada masalah.

“Kekuatan Persibo tidak berkurang, justru semakin bertambah,” katanya dengan nada mantap.

Taufik menyadari, melawan tim yang berjuluk Singo Edan dan juara pertahan SLI tersebut, merupakan ujian berat bagi Persibo, sebab tim tersebut merupakan favorit di SLI.

“Kami tidak ingin berada di papan bawah, jadi dalam laga itu harus bisa mencuri poin,” ucapnya menegaskan.

Persibo Bojonegoro berangkat menuju Malang hanya didampingi Asisten Pelatih Bambang Pramuji. Meski terkena akumulasi kartu kuning, Eduardo Bizarro, pemain asal Brasil tersebut, juga ikut dalam rombongan.

Hanya Cucu Hidayat yang tidak ikut, karena cedera pada matanya. Sementara itu, Pelatih Kepala Persibo Sartono Anwar, dijadwalkan langsung meluncur ke Malang, setelah memenuhi panggilan PSSI di Jakarta, terkait dengan isu permintaan uang Rp10 juta wasit SLI yang dilontarkan di media masa.

Dijadwalkan, Tim Persibo menginap di Hotel Pelangi Malang dan Sabtu (16/10) menjajal lapangan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang sebelum berlaga melawan Arema Indonesia.(antara)