Belakang Masih Keropos

Kompetisi Divisi Utama yang kian dekat membuat Persibo Bojonegoro harus berkejaran dengan waktu untuk membenahi kelemahan tim. Sebab, hingga kemarin (30/9) lini belakang tim asal Kota Ledre tersebut dinilai masih keropos dan mudah ditembus pemain lawan. Ya, sejak tim ini terbentuk, lini belakang menjadi fokus utama.

Pelatih kepala Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar menyadari kelemahan lini belakang skuadnya. Dia mengatakan sulit mendapatkan pemain baru. Setelah melakukan evaluasi terhadap tim kebanggaan warga bojonegoro ini, pertahanan menjadi permasalahan utama. Hal ini bisa dilihat dari even tahunan Liga Jatim kemarin, di mana Persibo dalam dua kali pertandingan kebobolan empat gol dan memasukkkan tiga gol. Dengan hasil ini pupus sudah “Laskar Angling Darmo” sebutan Persibo untuk lolos delapan besar walaupun pihak manajemen dalam even tersebut tidak memberikan target apapun.

“Dari hasil pantauan tersebut para Boromania pun pantas untuk was-was terhadap tim pujaannya. Untuk itu perlu ada pembenahan disektor pertahanan demi prestasi”, keluh salah satu pentolan boromania, tanpa mau disebut namanya kemarin (30/9).

Pihak pelatih sendiri harus terpaksa memaksimalkan kekuatan yang ada saat ini. Menurut dia, konsentrasi pemain-pemain belakang kurang terjaga di 90 menit dalam pertandingan normal, serta bek sayap kanan dan kiri sangat mudah dilewati pemain lawan. Karena itu, dia berharap dalam waktu yang ada ini pihak pelatih ingin mengagendakan uji coba lagi bagi anak didiknya.