Bergerak Mulai 1 Agustus

Manajemen Persibo Bojonegoro menargetkan pembentukan tim dimulai 1 Agustus nanti. Manajer Persibo Taufik Risnendar menjelaskan, manajemen tim memerkirakan kompetisi divisi utama digelar setelah lebaran atau Oktober mendatang. “Sehingga waktu tiga bulan sudah cukup untuk persiapan tim,” ujarnya.

Pria yang juga komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menuturkan, nantinya seleksi pemain pertama dikhususkan pemain hasil binaan kompetisi internal Persibo.

Setelah itu, Persibo membuka seleksi terbuka kepada para pemain luar kota. “Untuk itu kami jadwalkan satu bulan seleksi pemain sudah terbentuk pemain inti,” ujarnya.

Menurut dia, jika pembicaraan dengan calon pelatih Persibo Sartono Anwar klir, maka bisa jadi sebelum 1 Agustus seleksi sudah dilakukan. Taufik memastikan Sartono siap datang ke Bojonegoro kemarin. “Ya kita tunggu sajalah hasilnya bagaimana nanti,” pintanya.

Dia menambahkan, saat ini dana bagi Persibo belum bisa dicairkan. Manajemen tim Persibo sedang melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan (diknas) setempat terkait pencairan dana tersebut. “Kita butuh segera untuk perekrutan pemain,” katanya.

Sementara itu, Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono menjelaskan bahwa sampai kemarin siang Sartono Anwar belum datang ke Bojonegoro. Meski demikian, dia optimistis pelatih yang juga ayah dari mantan pemain Persib Nova Arianto itu akan datang dan berunding dengan manajemen tim Persibo. “Kita tunggu sajalah bagaimana,” pintanya.

Seperti diberitakan, Sartono menyatakan bersedia datang ke Bojonegoro untuk membicarakan Persibo. Dia sempat mengisyaratkan bakal meminta beberapa persyaratan apabila Persibo tetap menggunakan tenaga pelatih yang suka bertopi ini. Alasannya, Persibo menargetkan lolos ke superliga. Padahal, untuk memenuhi target itu, Sartono membutuhkan beberapa pemain yang matang.

Sartono menjadi pilihan manajemen Persibo karena dia dianggap memenuhi kriteria. Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini menerima lamaran dari sejumlah pelatih. Mereka di antaranya mantan asisten pelatih Persija Jakarta Isman Jasulmei, mantan pelatih Persis Solo Eduard Tjong, dan Joko Susilo, mantan pelatih Semen Padang. (ade/jpnn)