Berharap Jadi Pioner Pembinaan Klub

Pengcab PSSI Bojonegoro berharap 50 orang pelatih yang saat ini mengikuti kursus pelatih lisensi D di Sekolah Model Terpadu (SMT) di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, bisa menjadi pioner pembinan sepak bola di klubnya masing-masing. Alasannya, mereka sudah mengerti dan tahu dasar-dasar, sekaligus teknik melatih.

Ketua Harian Pengcab PSSI Bojonegoro Abdul Cholik mengatakan, dengan mengerti cara melatih, maka ilmu yang mereka dapat selama mengikuti kursus bisa diterapkan di klubnya masing-masing.

Dia menjelaskan, kursus ini dilaksanakan, karena berdasarkan evaluasi, kompetisi yang digelar tahun kemarin ditangani oleh pelatih dengan kualitas asal-asalan. Sehingga, pemain yang dihasilkan pun kurang maksimal. “Terutama dalam teknik dasar bermain sepak bola,” jelasnya.

Mengacu hasil evaluasi itulah, lanjut dia, kursus pelatih lisensi D ini digelar. Harapannya, alumni kursus ini dapat mengembangkan klub yang dibinanya, sehingga menghasilkan pemain-pemain yang berkualitas. “Paling tidak mereka mengerti aturan pertandingan,” ujar kepala Bappeda Bojonegoro ini.

Cholik menambahkan, tahun depan pihaknya bakal kembali menggelar kursus pelatih lisensi D. Hanya, kemungkinan akan dibagi menjadi beberapa tahap. Yakni, D3 sampai yang tertinggi D1. Jika kabar itu benar, mereka yang saat ini ikut kursus lisensi D akan masuk kategori D1. Sehingga, mereka tak perlu lagi ikut kursus lisensi D3 atau D2. “Kalau ini benar, tentu keuntungan tersendiri bagi mereka,” imbuhnya. (ade/jpnn)

4 Responses to “Berharap Jadi Pioner Pembinaan Klub”

  1. fphoer
    December 23, 2009 at 11:48 am #

    Siiip

    [Reply]

  2. Anoman
    December 23, 2009 at 1:44 pm #

    Nah gt donk..

    [Reply]

  3. Andie
    December 23, 2009 at 6:37 pm #

    Dari Bomber sopo seng melok?

    [Reply]

  4. Apri BoroCyber Bpp
    December 24, 2009 at 7:03 am #

    Joz Gandoz

    [Reply]

Leave a Reply