Berharap Semua Klub Ikut

Pengcab PSSI Bojonegoro berharap agar klub-klub peserta kompetisi internal bisa memanfaatkan secara maksimal pelatihan wasit C3 serta pelatih lisensi D.

“Kesempatan seperti ini sangat jarang karena tidak setiap tahun ada pelatihan wasit dan pelatih. Jadi, kesempatan ini harus benar-benar dimanfaatkan,” kata ketua harian Pengcab PSSI Bojonegoro Abdul Cholik.

Dia berharap untuk pelatihan wasit, seluruh klub bisa mengirimkan wakilnya. Tentu yang dikirim harus masih muda. Sebab, saat ini banyak wasit Bojonegoro yang sudah tua dan perlu regenerasi. “Apalagi ke depan pertandingan sepak bola seperti U-12 harus dipimpin oleh wasit berusia 17 tahun,” kata dia.

Dia sangat mendukung upaya panpel kompetisi internal yang mengharuskan pelatih klub anggota bersertifikat. Sebab, untuk menghasilkan pemain sepak bola yang baik maka pelatihnya harus ditata dulu. “Ini langkah maju yang harus didukung semua pihak,” tuturnya.

Paling tidak, dalam waktu yang ada sebelum kompetisi internal digelar, para pelatih akan menerapkan ilmu yang didapat kepada para pemainnya.

Dia menuturkan, kursus pelatih lisensi D rencananya akan digelar akhir Desember mendatang. Sementara pelatihan wasit akan digelar pada Januari nanti dan sudah disetujui Pengda PSSI Jatim. “Tinggal menyesuaikan waktunya saja,” imbuhnya.

Cholik menambahkan, kedepan Pengcab PSSI Bojonegoto tidak lagi menyelenggarakan kursus pelatih lisensi D, namun akan meningkatkan ke lisensi C. Sehingga, klub yang belum memiliki pelatih berlisensi D harus menyesuaikan. “Tentu harus mengikuti pelatihan diluar kota dengan biaya yang tak sedikit,” katanya. (ade/jpnn)