Beri Latihan Khusus Untuk Barisan Depan

Belum moncernya performa Eugene Dadi, Samsul Arif, dan Dicky Firasat, membuat pelatih Sartono Anwar memberikan porsi latihan khusus. Sebab, hingga pertandingan ketiga Indonesia Super League (ISL) musim ini, baru satu gol saja yang berhasil diciptakan oleh para tukang gedor Laskar Angling Dharma ini.

Kepada beritajatim.com, Selasa (12/10/2010), Sartono mengatakan, genjotan latihan hingga beberapa hari mendatang. Para striker tersebut akan diberikan porsi latihan khusus agar daya gedornya lebih tajam.

Latihan tersebut diutamakan untuk mengasah finising para pemain depan agar bisa menjebol gawang lawan-lawannya. Selama ini banyak peluang yang didapat jarang diselesaikan dengan hasil gol. Hal ini terlihat saat laga melawan dengan Persema. Banyak peluang yang dihasilkan tetapi tak satupun gol berhasil disarangkan.

“Kami akui, sejauh ini masih minim peluang yang berhasil diselesaikan menjadi gol,” kata Pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar.

Dikatakan, jika memoles para striker tersebut sedang ditingkatkan oleh pelatih setiap latihan. Sehingga, game-game yang diberikan mengarah pada bagaimana mereka bisa mencetak gol dari berbagai posisi.

“Pada pertandingan selanjutnya, mereka sudah harus haus gol dan bisa menyumbangkan poin bagi Persibo Bojonegoro,” lanjutnya.

Menurut Sartono, pemain depan bisa menjebol gawang tim lawan tergantung kemampuan mereka berlatih secara terus menerus.

Sehingga, posisi saat bermain bisa tertata dan mereka lebih bisa siap saat menerima umpan atau bola-bola yang siap dijadikan gol.

“Sejauh ini, itu yang belum seberapa tampak. Sehingga, kami terus memolesnya,” terang Sartono.(dul/gir/beritajatim.com)