BLI Anulir Hukuman Persibo

Persibo BojonegoroBadan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) menganulir hukuman pertandingan tanpa penonton dalam laga kandang Persibo Bojonegoro melawan Perseman Manokwari.

“Kami baru saja menerima kabar melalui telepon dari BLI bahwa hukuman pertandingan tanpa penonton dianulir,” kata Ketua Panitia Pelaksana Persibo Bojonegoro, Hendy K, Jumat (17/4).

Tetapi hukuman denda yang semula hanya Rp 20 juta, akibat kerusuhan dalam kompetisi divisi utama antara Persibo melawan Persema, Malang, diperbesar menjadi Rp 30 juta. Alasan penambahan hukuman denda uang tersebut, karena Persibo terlambat membayar.

Padahal, lanjut dia, keterlambatan pembayaran denda, karena manajemen masih menunggu keputusan banding yang diajukan kepada BLI. Dengan adanya putusan banding itu, laga kandang antara Persibo melawan Perseman yang dijadwalkan 6 Mei bisa disaksikan publik pecinta sepak bola di Bojonegoro.

“Ini memang harapan kami, karena pendukung Persibo bisa menyaksikan pertandingan melawan Perseman,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, keputusan sidang banding yang diajukan manajemen Persibo untuk meminta keringanan sudah diputuskan BLI dan hanya tinggal menunggu salinan keputusan sidang banding itu.

Dia menjelaskan, adanya tambahan denda menjadi Rp 30 juta, tidak dipermasalahkan, sebab hukuman yang semula dijatuhkan tanpa penonton sudah dianulir.

Dia menjadwalkan, pekan depan denda sebesar Rp 30 juta tersebut, dibayarkan kepada BLI melalui rekening PSSI. “Yang jelas kejadian kerusuhan melawan Persema Malang tidak harus terulang lagi,” katanya.

Laga melawan Persema 8 Maret lalu berakhir ricuh, karena penonton melempari ofisial Persema, sehingga salah satunya ada yang terluka dan melaporkan kejadian itu ke Mapolres Bojonegoro. (kpl/zul)