BLI Ingatkan Standar Klub Superliga

Badan Liga Indonesia mengirimkan surat kepada manajemen persibo Bojonegoro untuk memenuhi lisensi Klub profesional.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa meski telah dinyatakan lolos ke ISL namun Persibo Bojonegoro diharapkan memenuhi lima aspek pada regulasi lisensi Klub profesional. Lima aspek tersbeut adalah Sporting (keolahragan), Infrastruktur, Aspek Adminstrasi dan Personil, Aspek Legal atau Hukum dan Aspek Finance atau Keuangan.

Terkait aspek hukum dalam surat tersbeut diberukan paling lambat 15 agustus nanti untuk memberikan dokumen pengesahan badan Hukum dari Kementrian Hukum dan HAM. Sementara terkait aspek infrastruktur BLI mengharapkan renovasi Stadion Letjen H Soedirman yang diajukan sebagai Home Ground, selain juga lapangan latihan yang diajukan sebagai training ground.

Dalam surat yang ditandangani CEO BLI Joko Driyono juga menyebutkan agar aspek infrastruktur bisa dipenuhi selambat-lambatnya 1 september mendatang. Sementara pada 3 Agustus, Persibo diwajibkan memberitahu secara resmi terkait stadion alternatif jika Stadion Letjen H Soedirman tak bisa dijadikan Home Gorund sesuai standar.

“Kita masih terus berusah memenuhi hal diatas,” kata manajer persibo Bojonegoro letkol Inf Taufik Risnendar. Dia menjelaskan bahwa untuk Stadion sendiri rehab sedang dilakukan.

Hanya lanjut dia untuk lampu Stadion sendiri tak mungkin dikerjakan sekarang. Alasannya dia sendiri belum tahu sejauh mana pelaksanaan lelang tender proyek lampu. “Kalau sesuai yang diberitahukan pada kami mestinya tender sudah dilsakanakan.” tegansya.

Sementara terkait aspek legal dia sendiri menjelaskan masih menunggu surat dari PSSI terakit tidak keberatan nama Persibo digunakan sebagai PT. Jika itu sudah selesai menurut dia maka untuk aspek legal tak ada masalah. “Kalau infrastruktur sendiri kita lihat nanti bagaimana,” tegasnya. (ade/jpnn)