BLI Tolak Keinginan Persibo

Liga Indonesia Divisi utama 2008/2009Keinginan Persibo Bojonegoro agar laga melawan Persekabpas Pasuruan pada 28 Februari mendatang di Stadion Letjend H. Soedirman diundur kandas.

Sebab, secara lisan manajemen telah mendapatkan jawaban tak direstuinya pengunduran jadwal pelaksanaan kompetisi Divisi Utama tersebut. “Secara lisan kita sudah dijawab, hal itu sulit dilakukan,” kata Asisten Manajer Persibo Imam Sardjono kemarin (24/2).

Dia menjelaskan, dari telepon petinggi BLI (Badan Liga Indonesia), pengunduran jadwal tidak mungkin dilaksanakan karena berbagai alasan. Di antaranya, kalau hal itu disetujui akan merubah jadwal peserta kompetisi yang lain. Terutama dalam hal ini Persekabpas sebagai tim tamu. “Itu konsekuensinya,” tegasnya.

Selain itu, lanjut pria yang juga pengusaha saprodi itu, alasan lainnya adalah setelah ini Pelita Jaya juga harus bertanding melawan tim lain di superliga. Sehingga, semuanya dianggap sudah fair. “Kalau memang begitu mau bagaimana lagi,” kandasnya.

Seperti diberitakan, sebelumnya manajemen Persibo mengirimkan surat kepada BLI agar jadwal laga Persibo versus Persekabpas di Bojonegoro diundur menjadi 1 Maret. Sebab, setelah 24 Februari waktu untuk masa recovery anak asuh Sartono Anwar sangat mepet karena perjalanan pulang dari laga Copa Indonesia di Bandung tadi malam membutuhkan waktu panjang. Sementara pada 28 Februari nanti Persibo sudah harus main lagi.

Terpisah, Pelatih Persibo Sartono Anwar menjelaskan, jika diizinkan pengunduran jadwal itu akan membantu kebugaran pemain. Namun, karena ditolak pihaknya tak dapat berbuat banyak. “Karena itu, saya harus memikirkan strategi agar stamina para pemain tetap terjaga dan bagus,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam laga melawan Persekabpas 28 Februari mendatang faktor rotasi pemain perlu dipikirkan. Sebab, Perisbo harus fokus di kompetisi Divisi Utama dan Copa Indonesia. (ade)
(Radar Bojonegoro)