BLI Verifikasi Stadion Letjend Soedirman

Badan Liga Indonesia (BLI) dijadwalkan melakukan verifikasi Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Jatim, Rabu (3/11), sebelum pelaksanaan dua laga kandang melawan Bontang FC dan Persisam Samarinda.

“Sesuai permohonan yang kami ajukan, BLI sanggup datang untuk melakukan verifikasi stadion, Rabu ini,” kata Asisten Manajer Bidang Operasional Persibo, Donny Bayu Setiawan, Selasa.

Dia menjelaskan, pengerjaan pembenahan sejumlah ruangan stadion, juga pemasangan lampu stadion terus dilakukan, dengan dilembur. Hanya saja, ketika verifikasi nanti, belum semua lampu terpasang. Di empat tiang yang tingginya masing-masing 30 meter, ketika verifikasi, di setiap tiang baru ada 20 lampu.

Sesuai rencana, di setiap tiang terpasang 40 lampu yang berkekuatan 2.500 watt/lampu. “Meski belum rampung seluruhnya, adanya pembangunan lampu stadion menunjukan kesungguhan Bojonegoro untuk bisa mengelar pertandingan ISL,” jelasnya.

Menurut dia, manajeman mematok harga mati, dalam dua laga kandang melawan Bontang FC, 11 November dan Persisam, Samarinda, 14 November, harus bisa digelar di Stadion Letjen H Soedirman. Alasannya, dalam dua laga kandang tersebut sangat diharapkan bisa memberikan poin penuh kepada “skuad” Angling Dharma.

Selain itu, dengan laga kandang dilaksanakan Stadion Brawijaya, Kediri, sebagaimana
dengan laga kandang yang sebelumnya pernah gelar, menambah pengeluaran Manajemen Persibo.”Kami sudah tidak ada pilihan lagi, dalam dua laga kandang tersebut harus digelar di Bojonegoro,” katanya menegaskan.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pembangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bojonegoro, Suparman menjelaskan, pembenahan fasilitas stadion, mulai penambahan AC di sejumlah ruangan, pembangunan loket terpisah dengan stadion, juga ruangan lainnya terus dilakukan.

“Yang jelas, sebelum laga kandang berbagai pembenahan fasilitas stadion, termasuk lampu sudah rampung kecuali penambahan kursi di tribun,” katanya mengungkapkan.(antara)