Boro – Bonek Tetap Satu Hati

Penulis: Purnomo, fphoer_ring@yahoo.com

Sebelum dilangsungkannya pertandingan Persibo vs Persebaya pada hari Minggu 10 Mei 2009 di Stadion Letjen Soedirman terdapat pemandangan yang berbeda dari biasanya, yaitu adanya spanduk yang bertuliskan “BORO dan BONEK tetap SATU HATI” yang dibawa oleh dua orang suporter Boromania mengelilingi Lapangan. Aplause dan sambutan luar biasa menyertai spanduk tersebut ketika melintas di depan tribun penonton yang memadati stadion kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

borobonek_saudara
Spanduk yang dibentang oleh teman-teman Boromania itu bukan hanya slogan belaka, melainkan memiliki makna yang mendalam, ikatan rasa persahabatan yang melekat antara Boromania dengan saudara tuanya Bonekmania, dan tentunya keharmonisan antar kedua suporter harapannya akan senantiasa terjaga.

Bukti akan harmonisnya hubungan antar kedua kelompok suporter tersebut dapat dilihat ketika kedua kubu mulai memadati stadion guna mendukung kesebelasan masing-masing. Meski tidak ada pagar Pembatas antara Boromania dengan Bonekmania, namun tidak terjadi gesekan antara kedua pendukung di dalam stadion. Bahkan pendukung fanatik tim Bajul Ijo itu dapat menerima hasil pertandingan Persibo vs Persebaya dengan lapang dada dan legowo.

borobonek_saudara2
Bahkan ada juga Boromania yang sempat foto bareng dengan teman-teman dari Bonekmania, bercanda ria, dan juga ada yang hanya sekedar tukar atribut dari masing-masing komunitas. Merekapun keluar dari Stadion yang terletak disebelah Timur kota Bojonegoro ini secara tertib dan teratur.

Seandainya suasana seperti itu dapat juga diterapkan di stadion-stadion lain di Indonesia, alangkah indahnya. Tidak ada permusuhan, tidak ada tawuran, tidak ada aksi anarkis. Dengan terciptanya kondisi seperti itu diharapkan semua masyarakat pecinta bola akan bisa merasakan suasana stadion dengan penuh rasa aman, tidak cemas, tidak dalam suasana mencekam dan was-was dalam menyaksikan sebuah pertandingan.