Boromania Ancam Demo

Boromania suporter pendukung Persibo Bojonegoro mengaku kecewa karena sampai kemarin belum ada niat serius guna memperbaiki Stadion Letjend H Soedirman.

“Padahal waktu terus berjalan dan pelaksanaan kompetisi Divisi Utama sebulan lagi,” kata Presiden Boromania, Abdul Karim kepada Radar Bojonegoro kemarin siang. Menurut informasi yang dihimpunnya anggaran perbaikan Stadion sudah disetujui DPRD sejak akhir tahun lalu dengan anggaran jamak.

Mestinya lanjut dia setelah disetujui segera dilaksanakan perbaikan agar lebih standar seperti yang disyaratkan PSSI. Namun tambah dia hingga berganti tahun dan Bupati meski dana sudah ada, pembangunan tak kunjung terlaksana. “Kami minta jangan dipolitisasi karena ini adalah sepak bola yang merupakan hiburan masyarakat,” tegasnya tanpa menyebut politisasi yang dimaksud.

Bahkan pria itu menuturkan dari dua bulan lalu dia hanya mendengar masih dilangsungkan tender. Hanya saja sampai dengan kemarin perbaikan Stadion belum juga dilakukan. “Kalau begini bisa-bisa satu musim melihat persibo di Madiun dan ini merugikan seluruh masyarakat Bojonegoro,” katanya

Sementara itu Basar, Korwil Banjarsari menambahkan bahwa semula diperkirakan sampai dengan bulan Nopember karena perbaikan Stadion tidak bisa menyaksikan laga Persibo. Namun karena pembangunan mundur maka waktu tersebut akan mundur. “Masak setiap mau lihat tim sendiri harus ke kota lain dan mengabiskan biaya banyak,” tuturnya.

Basar juga menambahkan Boromania sendiri sebenarnya sudah cukup bersabar dengan janji perbaikan Stadion. Namun menurutnya kesabaran ada batasnya. “Kalau terus seperti ini kami akan demo dengan melibatkan Boromania diseluruh Bojonegoro,” katanya.

Bahkan dia menyatakan Persibo merupakan satu-satunya olahraga kebanggaan yang menghibur seluruh masyarakat Bojonegoro. Apalagi disaat harga BBM dan semua barang-barang naik harganya. “Dan hiburan kami hanya Persibo untuk menghilangkan kejenuhan sekaligus sebagai kebanggaan,” tuturnya (ade)
( Sumber : Radar Bojonegoro )