Boromania Deadline Uci

Prestasi Persibo Bojonegoro yang tak kunjung membaik membuat kelompok suporter Boromania mulai kehilangan kesabaran. Mereka mendeadline pelatih Sanusi Rahman untuk memberikan kemenangan bagi tim kebanggan warga kota Ledre ini pada laga selanjutnya.

Yakni menjamu Persigo Gorontalo di Gelora Delta Sidoarjo Minggu (12/10) lusa. “Kita berikan kesempatan sekali lagi saat melawan Persigo nanti,” kata Yayak, salah satu pentolan Boromania.

Menurut dia, orang yang patut disalahkan atas kekalahan Persibo dari Persibom Rabu (8/10) lalu adalah pelatih. Yayak menjelaskan, penempatan pemain yang kurang pas membuat Persibo harus menelan kekalahan menyakitkan tersebut. “Ini murni kesalahan pelatih,” tegasnya.

Dia menambahkan, permainan tim Persibo di laga tersebut sangat lambat. Bahkan, Yayak menilai Persibo seperti kehilangan ciri khasnya, yaitu bermain keras dan cepat. “Ini yang harus di cari pemecahannya,” imbuhnya.

Kondisi Persibo saat ini memang berbeda 180 derajat dibandingkan di awal kompetisi divisi utama. Memulai start dengan hasil memuaskan, membekuk Persebaya di Gelora 10 Nopember serta menahan tuan rumah Perseman Manokwari, Persibo kemudian tampil loyo setelah kehilangan Gusnul Yakin. Tanpa pelatih kepala yang mengundurkan diri tersebut, Persibo mengalami hasil seri saat melawan PSIM dan kalah dari Persiba di laga home di Stadion Wilis Madiun.

Asa untuk bangkit sempat muncul saat Sanusi Rahman ditarik kembali menjadi arsitek tim. Meski sempat dikalahkan tuan rumah PSIR, pelatih yang akrab disapa Uci itu memberikan satu poin saat tim asuhannya menahan imbang tuan rumah Persiku Kudus.

Namun, dilaga home melawan Persibom, Persibo justru terjungkal. Akibatnya, tim berkostum kebesaran oranye ini harus puas berada di papan bawah klasemen sementara wilayah timur. Persibo mengemas enam poin dari tujuh kali laganya. Agregat gol Persibo juga minus tiga (5-8).

Sementara itu, Manajer Persibo Letkol Inf Dadang Hendrayudha mencoba “melindungi” jajaran manajemen tim. Menurut dia, kekalahan Persibo dari Persibom bukan masalah individu, tapi tim secara keseluruhan.

“Permainan itu ya begitu, ada kalah dan ada yang menang,” katanya.

Karena itu, dia juga keberatan kalau Asisten Manajer Bidang Teknis Imam Sardjono mengundurkan diri. Dadang mengaku masih membutuhkan sosok seperti Imam Sardjono yang mengerti sepakbola. “Karena itu saya berharap masalah itu dilupakan saja dan kita selesaikan masalah yang ada,” pintanya.

Imam Sardjono sendiri menyatakan pihaknya akan menggelar evaluasi dan mengajak seluruh komponen, termasuk Boromania. Menurut rencana, besok Sabtu rapat evaluasi itu diigelar. “Tunggu saja nanti hasil evaluasi bagaimana,” kata pria yang sempat menyatakan siap mundur apabila dinyatakan gagal mengurusi Persibo tersebut.(ade)
(Sumber : Radar Bojonegoro)