Boromania Protes

Tim kesayangannya terancam tak bisa tampil di Piala Gubernur Jatim, Boromania, kelompok suporter Persibo Bojonegoro “memprotes” Pengda PSSI Jatim. Mereka mempertanyakan tujuan pengda menyusun jadwal pertandingan turnamen tersebut mulai 21 November hingga 23 Desember nanti. Jadwal seperti itu dinilai Boromania tak mencerminkan semangat Piala Gubernur.

“Tujuan awalnya kan jelas untuk pemanasan dan pemantapan sebelum tim-tim peserta Piala Gubernur itu terjun ke kompetisi resmi,” kata Presiden Boromania Abdul Karim saat ditemui wartawan koran ini.

Menurut dia, pengda terlalu memaksakan pelaksanaan Piala Gubernur. Sebab, pada saat turnamen itu digelar, Liga Indonesia XIII masih berjalan. Artinya, konsentrasi tim-tim divisi utama masih tertuju pada pencapaian target di kompetisi tersebut. “Ini kan malah memecah konsentrasi tim dari Jawa Timur,” ujarnya.

Karena itu, pria yang akrab disapa Dul itu berharap pengda mengembalikan semangat Piala Gubernur ke tujuan awalnya, yakni sebagai pemanasan tim sebelum melakoni kompetisi resmi. Menurut dia, apa yang disampaikan pihaknya itu bukan semata-mata ingin agar Persibo ada waktu sehingga bisa mengikuti even tahunan tersebut. Namun, juga untuk kepentingan dan pembinaan sepak bola di Jawa Timur. “Ini untuk kita semua,” tuturnya.

Dia menjelaskan, mengundur jadwal pelaksanaan menjadi seusai Ligina XIII sebenarnya bukan masalah serius. “Kalau tidak diundur tentu malah berat karena konsentrasi tim-tim divisi utama terpecah ke kompetisi dan turnamen lokal,” katanya.

Seperti diberitakan, sebagai tim unggulan, Persibo sebenarnya mendapatkan bye di babak pertama turnamen Piala Gubernur. Namun, jadwal babak kedua yang harus dimainkan Persibo berbenturan dengan pelaksanaan pilkada.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Achmad Nurdin saat dihubungi wartawan koran ini menyatakan sampai saat ini izin ataupun pemberitahuan penyelenggaraan pertandingan sepak bola belum masuk ke markasnya. Dia mengakui bahwa pada 8 Desember nanti (jadwal Persibo melakoni laga home) merupakan masa minggu tenang. “Jadi saya belum berbicara boleh atau tidak (menggelar pertandingan sepak bola yang mengundang massa), tapi kami akan lihat dulu. Izin saja kan belum masuk,” tuturnya.

Belum adanya kepastian Persibo mundur atau tidak dari ajang Piala Gubernur, membuat para pemain bisa menambah libur panjangnya. Striker asing Varney Pas Boakai hingga kini masih menikmati liburan di negaranya Liberia. “Saya manfaatkan waktu untuk mengunjungi saudara dan teman-teman lama saya,” kata Varney kepada wartawan koran ini melalui telepon.

Menurut dia, setelah setahun “hijrah” ke Bojonegoro, dirinya merasa rindu dan ingin bertemu dengan saudara dan teman-temanya. “Saya dulu tiba di rumah saat ibu sedang persiapan berlebaran. Ibu senang sekali saya bisa datang,” tuturnya.

Varney mengaku belum bisa memastikan kapan kembali ke Bojonegoro. Meski demikian, dia menyatakan siap kalau setiap saat diminta manajemen Persibo kembali ke Bojonegoro. “Tapi saya berharap tidak dalam waktu dekat ini. Sebab, banyak teman saya yang belum saya kunjungi,” imbuhnya sambil tertawa.
(sumber: Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply