Boromania Takut Pemain Persibo Kehilangan Sentuhan

Jeda cukup lama yang dialami oleh para pemain Persibo Bojonegoro menjelang putaran delapan besar dikhawatirkan akan menghilangkan sentuhan.

Sebab, dengan libur yang cukup lama, maka fisik pemain juga perlu dipompa lagi dan atmosfir liga yang cukup greget juga harus dihidupkan. Hal itu dikatakan Persiden Boromania, Basar, kepada beritajatim.com, Minggu (4/4/2010).

Dijelaskan, Persibo harus benar-benar siap menghadapi delapan besar. Sebab, lawan yang menantang di depan adalah tim yang sangat tangguh-tangguh. Semisal Persidafon Dafonsoro, Persipasi Bekasi, maupun Deltras Sidoarjo. “Kalau ingin terus menang, maka para pemain harus tetap mengasah kemampuannya,” kata Basar.

Salah satu cara untuk kembali mengasah sentuhan bola adalah dengan melakukan uji tanding dengan tim yang levelnya sepadan. Sehingga, dapat dilakukan evaluasi mengenai kesiapan tim menghadapi delapan besar. “Kalau tidak seperti itu, maka pelatih akan kesulitan untuk melihat kinerja anak asuhnya selama jeda kompetisi,” terangnya.

Walaupun begitu, Boromania akan terus semaksimal mungkin mendukung Laskar Angling Dharma untuk memenangkan setiap pertandingan yang akan dilalui. “Target utama adalah Indonesia Super League (ISL). Jadi, kami sepakat untuk terus menyokong moril dari Arus Tuansyah dkk,” tegasnya.

Pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, memang Persibo cukup minim saat bermain di kandang lawan. Sehingga, pelatih harus tetap memompa semangat para pemain untuk bisa memenangkan pertandingan disetiap laga yang dilakukan. “Dengan begitu, jalan menuju ISL akan semakin mudah direbut,” sambung Basar. (dul/kun/beritajatim.com)