Buat Prioritas Perbaikan Stadion

Panpel Prsibo Bojonegoro mulai merinci perbaikan yang harus dilakukan segera di Setadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Sekala prioritas perbaikan stadion kebanggaan warga Bojonegoro itu dibuat karena alokasi APBD untuk perbaikan stadion tersebut sudah ada gambaran. Yakni sekitar Rp 1,75 miliar pada tahun APBD tahun depan.

“Jumlah itu pun masih di godok di DPRD,” kata Abdul Mun’im, ketua panpel Persibo kepada wartawan koran ini kemarin.

Menurut dia, anggaran tersebut bisa bertambah dan bisa juga berkurang saat di bahas di DPRD nanti. Namun, angkanya biasanya tidak akan jauh dari jumlah tersebut. Karena dana yang dikucurkan kemungkinan sebesar itu, Mun’im menyatakan pihaknya sudah menyiapkan rencana prioritas.

Menurut dia, jika memang dana yang didapat sebesar itu, maka prioritas utama perbaikan stadion adalah membangun pagar lapangan yang kukuh agar tidak mudah roboh. “Sebab hal tersebut kan juga salah satu syarat dari Badan Liga Indonesia,” tuturnya.

Terkait kondisi lapangan hijau, dia menyatakan, untuk sementara cukup dengan banyak menyiramkan air. Untuk mendukung itu, perlu di butuhkan sumber permanen. “Yang jelas penggunaan lapangan harus dibatasi agar rumput bisa tumpuh dan lapangan tidak keras,” katanya.

Masalah lain yang harus di perhatikan, tutur Mun’im, adalah pembenahan sarana dan prasarana ruang ganti pemain. Ruang ini harus menyediakan air bersih dan Conditioner. “Ini juga diatur oleh BLI,” katanya.

Menurut dia, kalau tribun keliling stadion sudah jadi, maka stadion itu lebih standar sesuai persyaratan BLI. “Yang kami punya khan lebih baik dari yang dimiliki Persipura di Stadion Mandala Jayapura,” ujarnya.
(Sumber : Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

6 Responses to “Buat Prioritas Perbaikan Stadion”

  1. boromania banjarjo
    October 2, 2007 at 12:34 am #

    betul pak kita harus bangun pagar yang kokoh biar ngak mudah roboh dan nagk mudah di panjat dan jangan lupa rumputnya yang jelek juga dibenahi biar persibo maen nya enak viva persibo hidup persibo

    [Reply]

  2. dons
    October 2, 2007 at 4:08 pm #

    stadion ada pagernya sudah kuno bung , kesannya nonton sirkus yang takut macannya lepas , bikin stadion kayak liga inggris , lebih manusiawi seolah olah menonton teater dsb-nya. Kalau penonton dikasih jarak dengan memagari , malah penonton cenderung pingin masuk ke lapangan. Tapi syarat stadion kayak liga inggris adalah jumlah max penonton harus sesuai dengan jumlah max. bangku yang tersedia.

    [Reply]

  3. sweedia
    October 2, 2007 at 4:53 pm #

    kalo dibuat kaya’ stadion inggris mah kaya’nya belum bisa mas dons, mengingat kedewasaan suporter kita yg masih rendah, yg ada pagernya aja roboh kok :)

    [Reply]

  4. boromania.ueuo.com
    October 2, 2007 at 8:00 pm #

    betul mas dons…boromania pemrakarsa stadion tanpa pagar….harus dicoba dan dimulai……saya percaya boromania sanggup menyandang supporter paling tertib. gmn para boromania nih…? panpel juga harus ikut membantu lho dr segi keamanan. gabung ama pak polisi…

    BOROMANIA SANGGUP MELAKUKANNYA>

    [Reply]

  5. dons
    October 3, 2007 at 1:26 pm #

    kalau ada pagar , pagarnya malah dirobohin . Itu pertanda suporter indonesia sudah tidak butuh pagar. kalau sudah tidak ada pagar , ada suporter masuk lapangan , bisa bisa dia diomelin atau ditertawakan sama suporter sebelahnya. Stadion persibo boleh dijadikan ajang uji coba bagaimana memanusiakan suporter.

    [Reply]

  6. borman
    October 5, 2007 at 4:29 pm #

    baca jawa pos tgl 5 okt 2007..dari 16 tim divisi 1 yg lolos ke divisi utama hanya 5 stadiun yg layak utk kompetisi divisi utama yaitu stadiun PSPS Pekanbaru RIAU, Stadiun Jarakharupat PERSIKAB BANDUNG, Stadiun Sultan Agung PERSIBA Bantul, Stadiun Petrokimia Gresik United dan Stadiun Persisam Samarinda….so Stadiun Persibo Harus di RENOVASI…dengarkan itu pak bupati.

    [Reply]

Leave a Reply