Bupati Bojonegoro Surati PT Liga Indonesia

Bupati Bojonegoro, Jatim, Suyoto berkirim surat kepada PT Liga Indonesia di Jakarta, minta masukan gambaran klub dan stadion standar “liga super”.

“Surat yang kami kirimkan tersebut untuk tahu gambaran langsung dari PT Liga Indonesia,” kata Suyoto, Senin.

Surat yang ditandatangani Bupati Suyoto atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tersebut, di kirim Senin ini. Diharapkan, surat yang dikirimkan tersebut secepatnya mendapatkan jawaban dengan pertimbangan laga sepak bola Kompetisi “liga super”, pada bulan September 2010 sudah dimulai.

“Informasi yang saya terima liga super, dimulai September,” ucapnya.

Menurut dia, jawaban yang dibutuhkan dari PT Liga Indonesia tersebut, akan dijadikan acuan sebagai persiapan Bojonegoro menghadapi kompetisi LSI. Ini setelah ersibo Bojonegoro masuk liga super musim mendatang setelah menjadi juara Kompetisi Divisi Utama.

Dengan adanya gambaran dari PT Liga Indonesia tersebut, perencanaan bisa secepatnya dilakukan dan masuk dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) pada Juni ini.

Di antaranya pembenahan Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro yang sementara ini masih dianggap tidak sesuai standar LSI. Mengenai pembenahan Stadion Letjen H. Soedirman, pemkab sangat mendukung.

“Saya berharap di PAK sudah bisa dibahas bersama DPRD dan disahkan,” tuturnya berharap.
Sementara ini, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar yang akan dimanfaatkan untuk membangun lampu stadion.

Sedangkan dari berbagai keterangan yang diperoleh, lampu standar LSI, sebagaimana yang ada di Stadion Manahan Solo, Jateng, memiliki 240 unit lampu dengan empat tiang dan sekitar tiga ribu kursi VIP.