Buruan Pemain Mulai Lepas

Pelatih Gusnul Yakin mulai kesulitan membentuk kerangka tim Persibo Bojonegoro sesuai keinginannya. Harapannya untuk segera mengikat beberapa pemain incaran menemui jalan buntu. Kemarin, salah satu penjaga gawang buruannya lepas.

Penjaga gawang yang diproyeksikan sebagai pengganti Saefudin yang hengkang ke Deltras Sidoarjo, ternyata urung datang ke Bojonegoro. Menurut Gusnul, penjaga gawang incarannya sudah menandatangani kontrak dengan klub divisi utama lainnya kemarin. “Ya mau bagaimana lagi,” tuturnya pasrah tanpa menyebutkan nama penjaga gawang incarannya tersebut.

Sebelumnya, Gusnul juga gagal memboyong Rudi Widodo ke Persibo. Pemain yang pernah menjadi anak asuhnya ketika di Persiter Ternate dan musim lalu memperkuat Persis Solo itu sudah terikat dengan salah satu klub superliga yang ada di wilayah barat.

Kini, Gusnul hanya berharap pada pemain yang gagal seleksi di klub superliga. “Saat ini banyak pemain yang fokus seleksi di klub superliga. Kalau mereka gagal, targetnya tentu tim divisi utama. Persibo mungkin bisa merekrut dari situ,” katanya.

Saat ini, seleksi pemain di Persibo memang minim peserta. Para pemain yang berlatih di Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro hanya 20 orang. Dari jumlah pemain itu, sebagian besar muka lama. Mereka di antaranya Redy Susanto, M Budiana, Reggie Radityo, Herry Purnomo, Abdul Kholiq “Sarijo” dan Agusmanto. “Belum ada pemain baru, masih sama seperti beberapa hari lalu,” kata Bambang Pramuji, asisten pelatih Persibo.

Terkait keberadaan pemain lama Persibo tersebut, Gusnul menyatakan bahwa mereka harus siap bersaing dengan para pemain yang mengikuti seleksi di tim kebanggaan warga Kota Ledre ini. Sampai saat ini dia belum memutuskan siapa-siapa saja pemain lama yang bakal dipertahankan. Kecuali, gelandang Iswandi Da’i, striker Varney Pas Boakai, dan Syamsul Arief, yang sudah diikat dan tinggal penandatanganan kontrak. “Mereka harus bersaing dengan para pemain yang juga seleksi,” kata Gusnul di sela-sela seleksi pemain tim Persibo di lapangan Stadion Letjend H Soedirman kemarin sore.

Pelatih yang sukses mengantarkan Persibo menjadi jawara divisi I sekaligus lolos ke divisi utama itu menjelaskan, meski pmain lama, dirinya tidak akan memberikan prioritas yang lebih. “Yang terpenting adalah kemampuan mereka harus lebih,” imbuhnya.

Bagaimana dengan pemain junior Persibo? Pelatih asal Malang itu belum mau berkomentar. Alasannya, dirinya masih menunggu pertemuan dengan manajemen tim. “Kalau itu ya nanti setelah saya bertemu manajemen tim,” tuturnya. (ade)
(Sumber : Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply