Butuh Evaluasi

Persibo harus puas menempati posisi juru kunci karena gagal memetik angka di dua pertandingan pada turnamen segitiga Piala Kampoeng Semawis Semarang. PSIS Semarang akhirnya keluar sebagai juara, usai menang tipis atas Persibo Bojonegoro 1-0 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1/11). Gol semata wayang skuad Mahesa Jenar dicetak oleh striker-nya Cristiano Lopes pada menit ke-9.

Sejak kick off, PSIS langsung berusaha mengambil inisiatif penyerangan. Gol Cristiano Lopes berawal dari tendangan bebas yang dilakukan Gustavo Chena dari kiri luar pertahanan Persibo.Bola lepas dari tangkapan kiper Persibo Heri Prasetyo dan Lopes berhasil memanfaatkan kesalahan ini.

Gol tersebut membuat jalannya pertandingan semakin menarik. Mahesa Jenar juga terus semakin bersemangat dalam melakukan serangan. Sejumlah peluang pun tercipta, namun hanya terbuang sia-sia karena masih buruknya para penyerang PSIS dalam melakukan penyelesaian akhir.

Sementara itu, Persibo yang ketinggalan juga terus berusaha menyerang. Bahkan Persibo juga berhasil menciptakan sejumlah peluang. Namun juga terbuang sia-sia.Striker Persibo Melky Pekey dan Busari bermain kurang tenang sehingga gawang PSIS tetap perawan sampai pertandingan usai.

Penampilan kiper PSIS, Catur dalam laga tersebut juga cukup cemerlang. Beberapa kali dia melakukan atraksi menawan dalam menyelamatkan gawang PSIS.

Usai laga pelatih PSIS Ahmad Muhariah mengatakan secara keseluruhan penampilan Suwita Patha cs mengalami peningkatan dari pada ketika melawan PPSM. Pola permainan terlihat lebih terpola serta para pemain lebih sabar dalam melakukan serangan.Para pemain juga lebih enjoy dengan posisi dan tugasnya masing-masing. ’’Permainan lebih baik. Namun tentu saja juga masih ada kelemahan,’’ kata Muhariah, Minggu (1/11).

Muhariah mengaku, di pertandingan kemarin sedikit mengubah formasi timnya. Pada saat melawan PPSM, ia menempatkan, Cristiano Lopes dan Imral dengan posisi sejajar di depan. Namun, pada saat melawan Persibo, pihaknya menempatkan Cristiano Lopes sendirian di depan yang kemudian di topang di belakangnya oleh Imral Usman dan Gutave Chena.

Formasi ini untuk mengantisipasi agar jarak antara gelandang dengan striker tidak sangat jauh seperti ketika melawan PPSM. ’’Itu sudah dijalankan, namun juga belum maksimal. Namun duet Suwita Pata dan Tobias di barisan tengah sudah lebih baik dari kemarin,’’ tambahnya.

Pelatih Persibo Sartono Anwar mengaku puas dengan penampilan pemainnya. Namun dia menyayangkan, kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah. ’’Wasit berat sebelah. Saya kecewa,’’ tegasnya.

Dengan prestasi PSIS tersebut, Suwita Patha dkk berhak mendapatkan trofi dan sekaligus uang tunai. PSIS dalam partai ini berhak atas uang tunai Rp 2,5 juta karena mencetak gol pertama dan keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut, yang diserahkan oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo.