Butuh Rp 8 M untuk Lampu

Tender pengadaan lampu Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, senilai Rp 4 miliar akan dimulai Mei mendatang. Lampu itu segera disediakan untuk mendukung target meloloskan Persibo ke pentas Indonesia Super League (ISL).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bojonegoro Andi Tjandra menyatakan saat ini mematangkan desain lampu. Jika desain selesai, selanjutnya estimasi biaya dihitung. Sehingga, Mei nanti tender sudah dapat dilaksanakan. “Kalau lancar, pada Juni mendatang lampu sudah bisa dipasang,” ujarnya.

Hanya, menurut Tjandra, dana Rp 4 miliar itu tidak akan cukup untuk memasang seluruh lampu pada sudut-sudut penting stadion. Sebab, untuk memasang seluruh lampu lengkap dengan genset, dibutuhkan dana Rp 8 miliar. Karena itu, lampu stadion dipasang secara bertahap.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Bojonegoro Zainuri menjelaskan, kondisi Stadion Letjen H Soedirman tidak jauh berbeda dengan Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, yang sudah berlampu. “Sebagaimana stadion di Jepara, Stadion Letjen H Soedirman membutuhkan 130 lampu,” terangnya.

Berdasar perhitungan, mengacu lampu di stadion Jepara, biaya per titik mencapai Rp 20 juta. Dengan demikian, pembuatan lampu untuk Stadion Letjen H Soedirman mem­butuhkan biaya sekitar Rp 7 miliar. “Itu pun baru lampu, belum tiangnya,” papar dia. Karena itu, idealnya, anggaran yang diajukan Rp 8 miliar.

Sementara itu, skuad Persibo akan melakoni tur ke Jogjakarta pada Minggu (7/3). Laskar Ang­ling Dharma akan melakoni dua laga me­lawan PSS Sleman (9/3) dan PSIM Jogjakarta (13/3). “Selama jeda, tim tidak akan pulang. Me­reka tetap di Jogja,” kata Imam Sardjono, asisten manajer Persibo.(ade/jpnn/ca)