Cairkan Kekurangan Dana Divisi Utama

Kekurangan dana Persibo Bojonegoro senilai Rp 1,5 miliar selama menjalani Divisi Utama musim lalu, akhirnya dicairkan oleh KONI setempat. Dana mulai diserahkan kemarin (29/7). “Kita berterima kasih kepada KONI karena menujukkan kerja sama yang baik,” ujar Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar.

Dengan demikian, lanjut dia, utang manajemen kepada pemain bisa segera dilunasi. Soal surat pertanggungjawaban (SPj) penggunaan dana, Taufik mengaku semua masih dalam perbaikan. Sebab, ada beberapa pembetulan di pengeluaran anggaran.

Ketua KONI Bojonegoro, M. Taufik menuturkan, yang terpenting saat ini adalah Persibo segera menyelesaikan SPj selama Divisi Utama. Menurut dia, apa yang dilakukan KONI semata-mata untuk kemajuan Persibo dan Bojonegoro.

Aris Indarto ikut seleksi
Sementara itu, pemain belakang Persija Jakarta, Aris Indarto, kemarin sore muncul dalam seleksi dan latihan tim Persibo. Pemain bernomor punggung 80 di Persija ini mempunyai tinggi badan 176 cm, serta berat badan 71 kilogram (kg). Sebelum di Persija, pemain kelahiran Sragen 1978 itu tercatat sebagai pemain Persik Kediri.

Kehadiran Aris cukup menarik perhatian penonton di Stadion Letjen H. Soedirman. Bahkan, beberapa penoton saling berbisik dan terus mengamati pemain yang kemarin mengenakan seragam Persibo itu. Bagaimana peluang Aris? “Saya belum bisa komentar, kan baru datang,” kata Pelatih Persibo Sartono Anwar. Dia mengaku belum tahu kemampuan pemain tersebut karena baru sekali melihat. (ade/fiq/jpnn)