Dana Minim Untuk ISL, Persibo Butuh Rp 15 Miliar

Menghadapi musim kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persibo Bojonegoro hingga kini belum mengetahui secara terang berapa dana yang akan dipakai.

Namun, hitung-hitungan sementara menyebutkan, jika keberadaan dana dari APBD Pemkab Bojonegoro kemungkinan besar minim dan menejemen memprediksi untuk bisa mendapatkan Rp 10 miliar sampai Rp 15 miliar.

Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Selasa (8/6/2010) menyebutkan, jika sejauh ini pembahasan mengenai anggaran masih dilakukan.

“Kita masih menunggu masukan dari beberapa pihak, khususnya dari DPRD Bojonegoro,” kata Manajer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar.

Dijelaskan, jika hitung-hitungan sementara ini menyebutkan, jika untuk mengarungi kompetisi musim depan, maka minimal Laskar Angling Dharma harus mempunyai dana Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar. “Dana tersebut sebenarnya sangat minim dibandingkan dengan pengeluaran yang sangat besar itu,” jelasnya.

Walaupun begitu, pihaknya belum bisa berspekulasi lebih, karena pembahasan masih akan dilakukan dalam beberapa waktu mendatang. Sehingga, menjelang pelaksanaan kompetisi, dana diharapkan sudah bisa dicairkan.

“Kita nantinya juga akan berusaha mencari dana dari pihak ketiga. Dan tidak hanya menggantungkan diri dari APBD Bojonegoro,” sambungnya.
Dibandingkan dengan kompetisi Devisi Utama sebelumnya, dana yang diperoleh Persibo Bojonegoro hanya Rp 6,5 miliar. Namun, prestasi yang diperoleh cukup mentereng.

“Dengan dana yang cukup, maka Persibo akan bisa membenahi tim dengan baik,” lanjutnya.

Karena, kebutuhan untuk ISL sangat besar dan Persibo juga membutuhkan pemain yang berkuwalitas. Sehingga, kebutuhan belanja pemain harus dilakukan.

“Kita juga masih menunggu kebutuhan dari pelatih Sartono Anwar, mengenai pemain siapa saja yang akan dipakai untuk musim depan,” jelasnya.

Dengan begitu, keberadaan pemain nantinya juga akan disesuaikan dengan keuangan yang ada di manajemen. Pihaknya juga berharap, semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan manajemen(beritajatim.com) –