Deadline Berakhir, Pengembalian Dana Persibo Ngambang

Batas akhir yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 30 Agustus 2009 telah lewat, tetapi hingga kini pengembalian uang seperti yang diarahkan belum diketahui kejelasannya.

Seharusnya, dugaan kekurangan dana Rp 2 miliar dari pencairan termin pertama Rp 5 miliar, harus segera dikembalikan kepada negara.

Kepada beritajatim.com, Rabu (2/9/2009), Sekretaris Kabupaten (Sekab) Bojonegoro, Suhadi Mulyono menerangkan, terkait batas waktu BPK memang tanggal 30 Agustus.

Namun, dirinya tidak mengetahui persis soal dana Persibo yang menjadi masalah itu, sebab semua ditangani oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA). “Saya belum dapat laporan soal itu. Nanti saya tanyakan dahulu atau langsung ke PPKA saja,” terangnya.

Mantan Kepala Bappeda Pemkab Bojonegoro ini menerangkan, BPK nantinya hanya menerima laporan saja dari Pemkab Bojonegoro, terutama jika ada pengembalian uang.

Tetapi, dirinya mengulangi lagi kalau benar-benar tidak mengetahui secara persis berapa jumlah uang yang sudah disetor manajemen Persibo Bojonegoro ke Kasda. “BPK nanti hanya dikirimi bukti pembayaran saja, jadi saya belum tau sejauh ini,” sambung Suhadi Mulyono.

Terpisah Kepala Dinas PPKA Hery Sujarwo hingga kini sulit untuk dihubungi. Sehingga, berapa jumlah anggaran yang sudah dikembalikan ke kas daerah juga masih ngambang.

Sebelumnya, pernah ada keterangan, kalau manajemen Persibo Bojonegoro dan orang-orang yang memakai anggaran tersebut telah mengembalikan kurang lebih Rp 300 juta.

Kalau memang begitu, kekurangan Rp 1,7 milir akan dikemanakan dan apakah hingga kini sudah terbayarkan, semuanya masih gelap dan pejabat Pemkab Bojonegoro banyak yang diam. (dul/kun/bjc)