Debut Amir Amadeh Mengecewakan

Debut Amir Amadeh di tim Persibo Bojonegoro berakhir kurang mengenakkan. Sebab, baru dipasang awal babak kedua, Minggu (13/3/2011) malam, menggantikan Bagus Cahyono, ia harus ditarik keluar lagi pada menit ke 75.

Pemain asal Iran tersebut dinilai kurang memberikan konstribusi bagi tim dan digantikan Dicky Firasat.

Pantauan beritajatim.com di lapangan menyebutkan, dimasukkannya Amir Amadeh pada babak kedua sebenarnya untuk menambah daya gedor pemain depan Persibo. Namun, gerakannya yang lambat dan penempatan posisinya sering salah membuat pelatih Sartono Anwar bertindak cepat.

Apalagi, saat itu Laskar Angling Dharma baru saja bisa menyamakan kedudukan melalui Kim Kang Hyun pada menit ke 53 babak kedua. Masuknya Dicky Firasat pada menit ke 75, atau tiga puluh menit setelah babak kedua digulirkan, bisa memberikan sedikit warna. Minimal, konsentrasi pemain belakang Bintang Medan terpecah dan tidak lagi menjaga Samsul Arif.

Ternyata benar, menyambut umpan silang dari Novan Setya pada menit ke 85, Samsul Arif bebas tidak terkawal. Dengan satu sundulan kepala menyambing, ia bisa membuat penjaga gawang Bintang Medan FC, Decky Ardian Cahyani terkesima. Dan gol tersebut menjadi penentu kemenangan dari tuan rumah.

Menanggapi permainan Amir Amadeh, Sartono mengaku sementara ini cukup. Walaupun sebenarnya masih jauh dari yang diharapkan. “Sedikit masih perlu adanya adaptasi dengan pemain lainnya,” sambungnya. (dul/but/beritajatim.com)