Demi Keamanan Izin Pertandingan Tidak Diterbitkan

Ditulis: Purnomo, fphoer_ring@yahoo.com

Solusi tidak ditemukan, Persibo Jadi kelabakan..!!!
Pertandingan babak 8 besar antara tuan rumah Persibo Bojonegoro melawan Sriwijaya FC gagal digelar di Stadion Letjen Soedirman lantaran tidak mengantongi izin dari pihak keamanan, solusi pun tak kunjung ditemukan terkait dengan batalnya pertandingan tersebut. Sungguh berita yang sangat mencengangkan dikala Persibo membutuhkan dukungan dari pendukung fanatiknya untuk bisa memperoleh hasil maksimal, dipaksa kecewa dengan keadaan yang ada.

Apapun solusi yang akan didapatkan, Persibo akan menjadi pihak yang dirugikan, bagaimana tidak pada pertandingan leg pertama Sriwijaya FC telah bermain di Stadion Jakabaring Palembang dengan sukses, baik dari segi penyelenggaraan maupun hasil pertandingan.

Dari fenomena tersebut ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi:
1. Persibo dinyatakan kalah WO karena tidak mampu menyelenggarakan pertandingan yang semestinya digelar pada hari senin, 15 Juni 2009 di stadion Letjen Soedirman
2. SFC dinyatakan lolos ke babak Semi Final Copa Indonesia Dji Sam Soe
3. Pertandingan di gelar di tempat (dilapangan milik militer) lain sesuai jadwal yang sudah ditentukan tanpa dukungan suporter karena dianggap lebih aman
4. Pertandingan ditunda setelah musim kampanye usai
5. Persibo akan kelabakan terkait dengan kontrak pemain
6. Kompetisi Copa Indonesia dilanjutkan setelah masa kampanye atau seusai pelantikan Presiden dan wakil Presiden

Yang seharusnya dilakukan:
1. Meminta kepada KPUD Bojonegoro agar pada tanggal 15 Juni tidak dilakukan kampanye secara terbuka sehingga konsentrasi keamanan dapat dipusatkan di Stadion Letjen Soedirman dan pertandingan dapat digelar sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
2. Pihak manajemen berbicara dengan Pemain dan Pelatih dari hati ke hati untuk mencari jalan keluar jika hal terburuk akan terjadi dikemudian hari.

Sebagai masyarakat pecinta bola tentunya tidak ingin hal itu terjadi, tapi mau bagaimana lagi itulah potret dari negeri kita. Olah raga telah dibawa-bawa dalam ranah politik, ujung-ujungnya ya seperti ini. Semoga Persibo dan pendukung fanatiknya (Boromania) akan selalu bersabar dan berlapang dada dalam menyikapi segala kejadian yang ada.