Desak Penurunan Harga Tiket

Manajemen dan Panpel Bertemu
Manajemen dan Panpel pertandingan Persibo sedang menjajaki kemungkinan penurunan harga tiket laga home tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut.

Bahkan manajer Persibo, Letkol Inf. Taufik Risnendar sudah secara terang-terangan ingin harga tiket home Persibo turun. Apalagi, secara umum keinginan dari manajemen Persibo adalah memberikan hiburan kepada masyarakat Bojonegoro. “Makanya kita ingin harga tiket diturunkan,” ujarnya.

Pria yang juga komandan Kodim 0813 Bojonegoro tersebut mengungkapkan,tadi malam pihaknya mengadakan pertemuan dengan panpel Persibo. Inti dari pertemuan adalah mencari solusi terkait tuntutan penurunan harga tiket.

“Karena itu kita perlu bertemu,termasuk mengetahui persis pengeluaran dalam setiap pertandingan,” terangnya.

Hanya, Taufik sendiri belum bisa memberikan jaminan mengenai penurunan harga tiket. Sebab, pembicaraan masih berlangsung. Namun yang pasti, berbagai cara dan celah kearah tersebut sedang dicari. Apalagi, yang menghendaki penurunan tiket home Persibo juga masyarakat sendiri.

Saat ini, harga tiket home Persibo untuk kelas ekonomi Rp. 20000. Sedangkan tiket VIP Rp. 50000. Harga tiket kelas ekonomi tersebut lebih mahal dibanding laga home kelas ekonomi superliga sekalipun. Mahalnya harga tiket itulah yang diduga menjadi salah satu penyebab turunnya jumlah penonton yang mendukung Persibo.

Desakan yang sama disampaikan Boromania. “Kita ingin harga tiket turun,” desak Presiden Boromania, Basar. Harga tiket saat ini cukup memberatkan bagi ukuran ekonomi masyarakat Bojonegoro.

Idealnya, menurut Basar, harga tiket ekonomi adalah Rp. 15 ribu.(ade/jpnn)