Dewan Minta Lampu Stadion Dikerjakan

Proyek pembangunan lampu Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro yang direncanakan menelan dana hingga 4 miliar, dinilai masih belum memenuhi standart oleh kalangan dewan.

Sebab, besaran anggaran yang diperlukan untuk pengadaan lampu stadion setidaknya membutuhkan dana kurang lebih Rp 6 miliar. Walaupun begitu, pengerjaan harus tetap dilakukan dan sebaik mungkin harus diselesaikan secara bertahap.

Kepada beritajatim.com, Wakil Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Zainuri, Minggu (14/2/2010) menyebutkan, kalau pihaknya telah mendapatkan banyak pengalaman dan bekal setelah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Jepara, Jateng, beberapa waktu lalu.

Saat kunker tersebut, anggota komisi yang membidangi pembangunan itu juga melakukan berbagai pertemuan dengan tim pengadaan lampu stadion di Jepara.

“Ada beberapa poin yang menjadi catatan, diantaranya adalah mengenai pengadaan tender dan pembangunan fisik lampu,” katanya.

Tidak hanya itu saja, perawatan lampu juga membutuhkan waktu yang panjang dan baik. Sehingga, tidak bisa seenaknya saja menjaga lampu mahal itu.

Seperti diketahui, untuk meningkatkan kualitas stadion kebanggaan warga Kota Ledre itu, tahun ini Pemkab Bojonegoro telah menganggarkan Rp 4 miliar untuk pengadaan lampu stadion.

Pengadaan lampu itu sebelumnya sempat ditentang oleh anggota dewan, karena dinilai terlalu memberatkan anggaran APBD Bojonegoro yang memang sangat minim.

Namun, dengan berbagai pertimbangan akhirnya lampu stadion tetap diadakan, meski dengan dana yang ada masih tergolong minim, yakni Rp 4 miliar.

“Sebagai perbandingan, pengadaan lampu stadion di Jepara menelan dana Rp 6,5 miliar, sedangkan di Stadion Surajaya Kabupaten Lamongan menelan dana sekitar Rp 7,5 miliar,” tegasnya.(bjc/dul/ted)