Dewan Siap Anggarkan Rp 30 Miliar Untuk Persibo

Masuknya Persibo Bojonegoro ke Indonesia Super League (ISL) musim depan membuat menejemen harus siap-siap finansial yang cukup besar. Namun, keinginan menejemen untuk mendapatkan anggaran sedikitnya Rp 14 miliar, kemungkinan besar akan terealisasi dan kemungkinan bisa lebih besar.

Sebab, dalam rembuk bareng sepakbola di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (16/6/2010) menyebutkan, jika kalangan dewan telah berancang-ancang untuk menganggarkan 3 persen dari total APBD Bojonegoro.

Jika APBD Bojonegoro tahun 2010 ini berkisar antara Rp 1,040 triliun, maka kemungkinan 3 persennya lebih dari Rp 30 miliar. Dengan bagitu, anggaran Persibo bisa cukup besar. Kalau saja anggaran tersebut mulus dan terealisasi, maka Persibo bisa menjadi tim dengan pendanaan APBD dengan jumlah yang sangat besar dan bisa bersanding dengan tim-tim lainnya.

“Kita saat ini beserta dengan tim anggaran DPRD Bojonegoro sedang menggodok dan mempertimbangkannya,” kata Badan Anggaran DPRD Bojonegoro, Agus Susanto Rismanto, yang disambut tepuk riuh seluruh undangan di pendopo.

Anggaran Rp 30 miliar tersebut sebenarnya cukup kecil jika dibandingkan dengan anggaran belanja lain di Bojonegoro. Sehingga, pertimbangan tengah digodok dan nantinya bisa segera dibahas.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana Pemkab Bojonegoro serius untuk membina sepakbola di Bojonegoro. Tujuannya tidak lain adalah kebanggaan yang sangat besar dengan Persibo saat ini,” sambungnya.

Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Bojonegoro pada APBD tahun 2009 dan awal 2010 terbayar tuntas, bahkan berlebih dengan juaranya Persibo di Devisi Utama.

“Bonusnya itu, dan target ISL sudah bisa dipenuhi. Jadi, kami akan terus mendukungnya,” lanjut politisi asal PNBK Indonesia itu.

Hal senada dijelaskan oleh Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Suyuti. Menurutnya, ia sangat sependapat dengan Agus mengenai rencana anggaran untuk Persibo. “Jumlah tersebut sangat sedikit dan bisa ditambah nantinya. Maka, kami butuh dukungan dari semua pihak,” katanya.

Sementara itu Bupati Bojonegoro, Suyoto sangat apresiasi dengan rencana DPRD Bojonegoro. Yang terpenting menurutnya saat ini adalah membuat pola-pola yang bisa memperlancar Persibo kedepannya.

“Termasuk gagasan membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berupa PT, yang nantinya bisa diberi nama PT Persibo atau yang lain,” jelasnya. PT tersebut yang nantinya diatur oleh peraturan daerah (perda) dan bisa menbung uang untuk jangka panjang. Selain itu, PT bisa sangat legal dan mencaiptakan peluang bisnis untuk Bojonegoro.(dul/ted/beritajatim.com)