Diberi Waktu sampai 14 November

Badan Liga Indonesia (BLI) memberi batas waktu kepada Persibo Bojonegoro untuk pindah home ground ke Stadion Brawijaya, Kediri, sampai dengan 14 November mendatang. Itu menyusul surat yang diterima manajemen Persibo Bojonegoro belum lama ini.

Surat bernomor 0090/A-08/BLI-3.1/IX/2010 yang ditandatangani langsung oleh CEO BLI Joko Driyono itu menyampaikan beberapa hal. Di antaranya adalah BLI memberikan waktu kepada Persibo untuk pindah home ground sampai dengan 14 November. Itupun dengan catatan pembenahan stadion, termasuk pemasangan lampu, sudah harus selesai sebelum tanggal tersebut.

Selain itu, dalam surat tersebut juga dijelaskan, BLI akan melakukan pemantauan secara periodik terhadap perbaikan Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro. Jika memang sudah selesai, Persibo diminta mengajukan stadion kebanggaan Kota Ledre itu untuk dilakukan verifikasi.

Asisten Manajer Bidang Administrasi Abdul Cholik mengungkapkan, berdasar surat itu, BLI sebenarnya merestui penggunaan Stadion Brawijaya sebagai home ground Persibo untuk sementara. Karena itu, mau tidak mau hal ini harus dilalui tim kebanggaan Kota Ledre itu. Bahkan, diharapkan hal itu justru menjadi pemacu semangat seluruh elemen Persibo agar bisa lebih berprestasi.

Meski demikian, kata kepala Bappeda Bojonegoro tersebut, saat ini pemkab juga terus berusaha melengkapi seluruh aspek sesuai dengan standar yang ada. Itupun proses penggarapannya terus dikebut. “Kita berharap agar cepat selesai,” tegasnya.

Seperti diberitakan, karena dianggap tidak memenuhi standar yang ditentukan BLI, Persibo diminta mengajukan home ground sementara. Manajemen sempat mengajukan Stadion Manahan Solo sebelum akhirnya direvisi di Stadion Brawijaya, Kediri. (ade/fiq/jpnn)