Diminta Main Fair Play dan Sportif

Copa IndonesiaManajemen Persibo Bojonegoro menginginkan saat menjamu Sriwijaya FC di leg kedua delapan besar Copa Indonesia di Stadion Letjen H. Soedirman bisa menujukkan sesuatu tentang sepak bola yang sportif. Persibo menjamu Sriwijaya FC pada 15 Juni mendatang. “Intinya adalah permainan yang sportif dan fair play dengan dukungan penonton yang simpatik,” ungkap Manajer Persibo Letkol Inf Dadang Hendrayudha, kemarin (8/6).

Hal itulah, lanjut dia, yang harus ditunjukkan publik Bojonegoro di Indonesia. Karena itu, Dadang minta agar mimpi lolos ke semifinal Copa Indonesia untuk sementara dihapus dulu. Sebab, meski peluang tetap ada, yang terpenting adalah memainkan sepak bola yang sportif. “Itu saja dulu, baru berpikir yang lain,” tegasnya.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menyatakan, yang terpenting lagi adalah seluruh tim Persibo bisa bermain all out. Jangan sampai setelah kekalahan menyakitkan 0-5 atas Sriwijaya FC membebani tim Persibo agar menang lebih dari itu. “Bermain saja seperti biasa, tapi harus maksimal,” paparnya.

Apakah ini karena ingin membalas gol Samsul Arief yang dianulir saat leg pertama? Dia menyatakan tidak ada sesuatu yang harus dibalas. Sebab, bola itu bundar dan segala kemungkinan masih berpeluang terjadi. “Intinya kita main sportif. Suporter juga harus simpatik,” ingatnya.

Dadang mengatakan, di sisa waktu jelang leg kedua ini pihaknya minta jajaran pelatih dan pemain agar memaksimalkan segala sesuatu yang bisa membawa kemenangan bagi Persibo. Apalagi, laga nanti berlangsung di depan pendukungnya sendiri. “Jangan sampai malu meskipun hasil akhir tak lolos, tapi harus main maksimlal dan bagus,” katanya.

Meski ada anggapan jadwal kali ini menguntungkan tim lawan, Dadang berharap hal itu tidak terlalu dipikirkan. Yang paling penting, tugas tim bermain dan menunjukkan kemampuannya di lapangan. “Jangan berpikir macam-macam dulu,” imbuhnya. (ade/jpnn)