Diundur Jadi 18 Mei

Kasus Persikabo Bogor benar-benar menjadi batu sandungan bagi PT Liga Indonesia untuk menggelar putaran delapan besar kompetisi divisi utama musim ini. Kemarin (23/4) PT Liga Indonesia secara resmi mengundurkan putaran delapan besar tersebut.

Jika sebelumnya laga penentuan untuk meraih tiket ke Indonesia Super League (ISL) musim depan dijadwalkan 26 April lusa, maka berdasarkan surat pemberitahuan terbaru diundur menjadi 18 Mei mendatang. Namun, surat yang ditandatangani CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono tak menyebutkan apakah lokasi pertandingan tetap seperti penunjukan sebelumnya atau diubah. “Ya mau bagaimana lagi,” kata Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar pasrah.

Seperti diberitakan, PSSI hingga Kamis lalu belum memutuskan apakah poin Persikabo dikurangi atau tetap karena kasus pemutusan kontrak pemain asing secara sepihak. Jika poin dikurangi, maka Persikabo gagal lolos ke putaran delapan. Posisinya bisa digantikan Mojokerto Putra.

Taufik khawatir pengunduran jadwal itu berdampak pada keuangan Persibo. Sebelumnya, manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu memrediksi Mei kompetisi sudah rampung. Dengan adanya surat dari PT Liga Indonesia tersebut, kompetisi bakal molor. “Tentu ini menjadi beban anggaran tersendiri bagi Persibo,” katanya.

Meski secara keuangan dirugikan, Persibo memiliki keuntungan secara teknis dengan pengunduran jadwal putaran delapan besar tersebut. Sebab, tim polesan Sartono Anwar tersebut memiliki waktu lebih lama untuk membenahi skuadnya pascatampil di ajang Piala Indonesia. “Sehingga tentunya tim akan lebih bagus lagi,” imbuh Taufik.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menambahkan, secara umum persiapan Persibo menghadapi putaran delapan besar mendekati maksimal. Sebab, sejak awal manajemen tim menghitung putaran delapan besar digelar 26 April lusa.

Sementara itu, tim Persibo kemarin pagi menggelar latihan turin di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro. “Semua pemain hadir kecuali Steven Eko yang menjalani terapi di Surabaya,” kata asisten pelatih Persibo Bambang Pramuji. (ade/yan/jpnn)