Divisi Utama 34 Tim, Divisi I Bengkak 48 Tim

Sudah sepekan lebih Nurdin Halid berada dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Meski berada di balik jeruji besi, sosok ketua umum PSSI itu masih saja mengumbar kontroversi. Seperti yang terjadi Jumat (21/9) pekan lalu. Diam-diam, dia membuat keputusan mengejutkan.

Apa itu? Lewat rapat Executive Committee (Exco/komite eksekutif), Nurdin memutuskan perubahan frontal di kompetisi Liga Indonesia musim depan. Kompetisi sepak bola Indonesia tahun depan dibagi dalam lima strata. Yakni, Superliga, Divisi Utama, serta Divisi I, II, dan III. Strata itu memang tidak terlalu bermasalah. Yang aneh adalah jumlah kontestan di tiap-tiap strata tersebut.

Untuk Superliga, sudah tidak ada masalah karena dihuni 18 tim. Divisi Utama menjadi 34 tim, Divisi I 48 tim, dan Divisi II 84 tim. Sedangkan Divisi III, jumlahnya tidak terbatas. Rincian itu tertuang dalam surat keputusan Kep/12/NH/IX/2007 yang ditandatangani Nurdin pada 23 September alias Minggu lalu.

“Ya, betul, ada SK tersebut. Cuma, SK itu masih sekadar menyebutkan jumlah peserta kompetisi dan belum berbicara masalah format. Sebab, format kompetisi masih nanti, menunggu kompetisi Divisi Utama musim ini selesai,” ucap salah satu anggota Exco Iwan Budianto setelah berkonsultasi dengan koleganya di Exco, Mafirion, kemarin (27/9).

Keluarnya SK tersebut jelas semakin menunjukkan bahwa PSSI di bawah kendali Nurdin merupakan organisasi yang tidak pernah lepas dari sikap inkonsistensi. Betapa tidak, dalam Manual Liga Indonesia (MLI) 2007, jumlah kontestan Divisi Utama musim depan disebutkan sebanyak 18 tim. Jumlah itu berasal dari sepuluh tim yang bertahan di Divisi Utama plus delapan tim yang promosi dari Divisi I.

Untuk Divisi I, sejatinya hanya dihuni 40 klub. Sebab, ketentuan Divisi I musim ini menyebutkan bahwa delapan tim promosi ke Divisi Utama dan delapan tim degradasi ke Divisi II. Sebagai gantinya, Divisi I mendapat limpahan delapan tim yang degradasi dari Divisi Utama dan delapan tim promosi dari Divisi II.

Berkaca dari situ, SK yang diedarkan PSSI tersebut jelas menyalahi aturan yang telah mereka buat sendiri. Atau, jangan-jangan, SK tersebut sengaja dibuat sebagai sarana “meninabobokan” klub-klub agar tidak menuntut mundur Nurdin dari kursi ketua umum PSSI. Sebab, cara itu sudah pernah dilakukan Nurdin pada musim kompetisi 2005 dan 2006. Kala itu, dari Rutan Salemba juga, Nurdin membuat keputusan penambahan jumlah klub serta penghapusan degradasi.

“Jangan berasumsi. Keputusan tersebut tidak menyalahi Manual Liga Indonesia. Itu adalah bentuk penyesuaian. Apalagi, di Manual Liga Indonesia, terdapat kata ’kecuali diputuskan berbeda oleh Exco’,” ujar Budianto yang disetujui Mafirion.

“Keputusan memperbanyak jumlah tim Divisi Utama merupakan hasil studi banding dengan beberapa negara dan AFC. Kami menemukan fakta bahwa terlalu kecil jika Divisi Utama hanya diisi 18 tim. Sebab, dalam satu musim, satu klub harus bertanding di atas 30 kali atau minimal 40 kali,” sambung Mafirion.

Alasan itu jelas terasa janggal. Sebab, jika dihitung, dengan kontestan 18 tim dan dimainkan satu wilayah, satu klub bisa bermain 34 kali dalam satu musim. “Salah memang kalau menyebut di atas 30 kali. Setahu saya, aturannya menyebutkan di atas 40 kali,” papar Boedianto.

Nah, siapa yang benar? Atau, jangan-jangan benar, SK Kep/12/NH/IX/2007 tersebut sengaja dibuat untuk membuat klub-klub senang dan melupakan urusan melengserkan Nurdin dari jabatan ketua umum PSSI? (fim)

Distribusi Peserta Liga Indonesia Musim Depan
Superliga : 18 tim
Divisi Utama : 34 tim
Divisi I : 48 tim
Divisi II : 84 tim
Divisi III : Tidak Terbatas

*Pesertanya masih menunggu Divisi Utama musim ini selesai. Ketentuan ada tidaknya degradasi serta tim-tim yang promosi ke Divisi Utama juga masih menunggu selesainya Divisi Utama musim ini.
(sumber : Indopos)

16 Responses to “Divisi Utama 34 Tim, Divisi I Bengkak 48 Tim”

  1. badrul
    September 28, 2007 at 10:10 am #

    Dasar PSSI Busuk!!!!!

    [Reply]

  2. cah ngrowo....
    September 28, 2007 at 12:36 pm #

    Kalau engak ada degradasi ngapa buat Superliga, Divisi Utama, Divisi I dst…
    Mending semua peserta dijadikan dalam satu Divisi saja..
    “DIVISI SEPAKBOLA NASIONAL INDONESIA BERSATU”
    PSSI gak Konsisten..
    Hargai Perjuangan Kami..
    ojo Sakarepe dewe…

    [Reply]

  3. paserbumi
    September 28, 2007 at 3:30 pm #

    kami dari pendukung persiba bantul juga kecewa dengan keputusan pssi itu..padahal tim kami sudah bersusah payah meraih poin penuh di kalimantan untuk bisa lolos di divisi utama guna menyingkirkan psir rembang dan gresik united…

    [Reply]

  4. dons
    September 28, 2007 at 4:39 pm #

    jalan satu satunya lengserkan nurdin , dia itu mafia kelas kakap , masak pssi dipimpin orang semacam itu , nurdin jelas mencederai pecinta pssi , yang menginginkan pssi maju .. baik kualitas timnas , manajemen kompetisi , dsb. dimata nurdin pssi dijadikan ajang bisnis , ajang mengeruk keuntungan. coba lihat , regulasi lima pemain asing di div utama kemarin , kelihatan sekali para striker tiap klub semua pemain asing , akhirnya timnas susah cari striker. itupun hanya bambang pamungkas yang kebetulan main regular di persija. lihat timnas u-23 , kebanyakan pemainya adalah pemain cadangan di masing2 klub. paling hanya atep dan satu dua nama lagi yang inti di klubnya. berapa fee untuk satu pemain asing itu ..PSSI HANCURNYA SAMA NURDIN HALID. SEMUA ELEMEN BOLA NASIONAL HARUS MENGAPUNGKAN PEOPLE POWER UNTUK MENGGULINGKAN SI BEDEBAH NURDIN. YA HARUS PEOPLE POWER …………….

    [Reply]

  5. boromania.ueuo.com
    September 28, 2007 at 5:01 pm #

    PSSI pantas menyandang gelar BANGSAT yg dilembagakan…..bubarkan aja..!!!

    [Reply]

  6. vlad
    September 29, 2007 at 5:11 pm #

    Nurdin kerjaannya cuma CARMUK (cari muka) doang….

    [Reply]

  7. sang raja
    September 30, 2007 at 10:01 am #

    capek dech…………………….
    klo gini terus,kapan majunya persepakbolaan indonesia..??!!

    [Reply]

  8. boromanian Sejati
    October 2, 2007 at 1:29 am #

    Teruz terang nih bang Nurdin, saya sebagai Boromania 100% merasa kecewa berat. Ngapain juga susah susah berjuang untuk dapat promosi ke Divisi Utama kalau taunya jadi begini. Nurdin DANCOK’AN!!! Kamu tidak menghargai kerja keras kami.
    Apes banget deh Persibo, waktu kita lolos ke 8 besar tahun 2005, tapi gagal membawa tiket promosi (cuman diambil 4), tapi sekarang yang promosi malah 16 besar (yang 8 gratisan) termasuk GU (the most fucker football club in the world). KENAK’EN SANUSI, DANCOK!!!!

    Arek Kauman yang Cinta Persibo!!

    [Reply]

  9. paserbumi
    October 2, 2007 at 1:33 pm #

    habis lebaran boromania main ke jogja donk…sebab akan di selenggarakan pertemuan antar suporter di indonesia, salah satu agendanya adalah protes ke pssi soal penghapusan degradasi dan penambahan kuota divisi utama yg jelas2 menyakiti hati kita semua….pokoknya kita harus menyuarakan secara lantang..jatah promosi divisi utama tiap grup HANYA DUA….so PSIR REmbang dan Gresik United kelaut aje….

    [Reply]

  10. boromania.ueuo.com
    October 2, 2007 at 6:23 pm #

    silahkan dikoordinir mas……ayo boromania berangkat satukan misi lengserkan NURDIN jancok!!!
    silahkan menghubungi mas paserbumi secepatnya…!! moment yg tepat pas lebaran…!! semuanya kumpul….

    [Reply]

  11. paserbumi
    October 4, 2007 at 8:28 am #

    Persiba Bantul akan mengirimkan 2 wakilnya dalam rapat kerja (Raker) PSSI, yang akan dilangsungkan di Surabaya, Kamis (4/10), guna membahas kompetisi PSSI tahun 2008 mendatang. Dalam raker ini, Persiba Bantul akan diwakili Manajer Persiba, H Sumiharto SE MBA dan Sekretaris Persiba, M Fanani. Menurut Sumiharto, dalam raker ini Persiba akan meminta pada PSSI tidak hanya memikirkan kompetisinya saja, melainkan harus ikut memikirkan pendanaan bagi klub untuk mengikuti kompetisi PSSI musim 2008 mendatang. “Kita akan mengusulkan pada PSSI untuk ikut memperjuangkan ke pusat mengenai pendanaan klub untuk mengikuti kompetisi PSSI 2008 mendatang, yang membutuhkan dana yang cukup besar. Jika tidak boleh menggunakan dana APBD bagaimana klub bisa mengikuti kompetisi? Oleh karena itu, kita akan mengusulkan agar PSSI memperjuangkan hal ini ke pusat,” ujar Sumiharto. Mengenai tidak adanya degradasi dan 4 klub Divisi I yang lolos ke Divisi Utama, menurut Sumiharto, pihaknya akan melakukan protes keras. Karena hal ini sangat tidak menghargai klub-klub yang harus berjuang keras untuk lolos ke Divisi Utama. “Kita masih berpedoman pada keputusan PSSI sebelum kompetisi berlangsung. Dari Divisi I, hanya 2 klub teratas yang lolos ke Divisi Utama dan 2 klub terbawah degradasi. Jika ini dilanggar, maka PSSI berarti leda-lede dan tidak menghargai perjuangan klub-klub pada kompetisi lalu,” tandas Sumiharto. Selama ini memang ada wacana, jika dari masing-masing pool ada 4 klub yang dipastikan lolos ke Divisi Utama. Namun sampai sekarang, menurutnya pihak Persiba belum mendapatkan keputusan tersebut. Sehingga Persiba Bantul, masih menganggap hal itu sebagai wacana saja. Jika hal ini benar-benar dilaksanakan, maka Persiba Bantul akan protes keras.

    [Reply]

  12. Risda
    October 4, 2007 at 9:52 am #

    Sejak awal, sebenernya apa sih tujuan utama dari olahraga, khususnya sepak bola? bukankah menanamkan sikap sportifitas..?? Kalaupun akhirnya sepak bola berubah menjadi sebuah industri yg menguntungkan, bukan berarti kita harus menghilangkan tujuan utama dari olahraga ini kan? Lalu apa gunanya FIFA membuat slogan “My Game Is Fair Play”? Kalau sudah seperti ini dimana letak sportifitasnya..??

    Pak Nurdin Halid “yang terhormat”, kami tau posisi anda sekarang sedang terjepit dan kami tau anda masih bernafsu ingin menduduki posisi tertinggi di dunia sepak bola Indonesia (agar anda bisa terus meraup uang dari sepak bola Indonesia)..tapi apakah harus dengan cara seperti ini..?? Kalau anda sekarang harus mendekam dipenjara itu karena salah anda sendiri, kenapa kami yg harus jadi korban keserakahan anda..?? Tolong dong hargai perjuangan tim kami yang mati-matian bertanding demi meraih tiket ke divisi utama dan tolong juga hargai perjuangan kami para supporter yg bukan hanya keringat, tapi juga darah yg kami teteskan demi tim kebanggan kami. Lalu dengan seenaknya saja anda membuat SK yg benar-benar tidak masuk akal bagi kami dan seakan membuat perjuangan kami sia-sia.

    Kami tau kenapa anda hanya melibatkan anggota exco dalam rapat itu, karena para anggota exco adalah antek-antek anda sendiri, dan anda tau mereka pasti hanya bisa manggut-manggut saja didepan anda. Kenapa Manager BLI Bpk. Joko Driyono tdk dilibatkan dalam rapat ini? Apa karena beliau menentang keras keputusan anda ini? Ternyata sebuah konsistensi sangat mahal harganya bagi anda dan PSSI..!!

    Hanya satu pesan kami buat anda “MENDEKAMLAH SELAMANYA DIPENJARA…FUCKING YOU ASSHOLE..!!!!

    [Reply]

  13. boromania banjarjo
    October 5, 2007 at 12:36 am #

    kita harus tegas ngapain kita susah payah untuk bertanding toh yang masuk da empat klub teratas kita hanya dipermainkan oleh pssi yang hanya mementingkan uang saja pssi gimana donk kerjanya???????????????????????????????????????????????????????????????????????????

    [Reply]

  14. boy jkt
    October 24, 2007 at 7:11 am #

    PSSI sampe kapan lo terus menyengsarakan anggotamu???????dan untuk semua pemilik club tau PSSI bobrok ngpain ikut kompetisi??mending buat kompetisi baru.dan sangat patut disesalkan sebagai induk olah raga sepak bola ternyata blom bisa menyelenggarakan kompetisi sepak bola yang bagus dan mo di bawa kemana sepak bola indonesia ini???

    [Reply]

  15. ivan ogah boromania
    October 24, 2007 at 8:13 pm #

    itu PSSI mau bikin kompetisi apa mau bikin arisan…???
    mending sedikit tim biar semua saling terpacu untuk tampil jadi yang terbaik, jangan kaya’ gini ga’ ada tantangannya sama sekali. YANG PENTING PESAN BUAT PSSI:
    “SEDIKIT KOMPETISI AJA UANG JUARA SUSAH CAIR APALAGI BANYAK KOMPESISI…??? EMANG JUARANYA MAU DIKASIH HADIAH AYAM AMA KAMBING….????”

    [Reply]

  16. erwin martianis
    February 11, 2009 at 11:23 am #

    moga aja keputusan yang dikeluarkan pssi ada baiknya karna mengikuti perkembangan sepak bola dan menyesuaikan dengan kondisi indonesia

    [Reply]

Leave a Reply