Diwarnai Lemparan Korek Api ke Wasit

Boromania, sebutan suporter Persibo Bojonegoro, melempar korek api ke arah Wasit Saripudin dari Bandung karena merasa geram dengan sikap wasit yang dinilai tidak tegas saat memimpin pertandingan antara Persibo dan Persiwa Wamena di Stadion Brawijaya Kediri, Minggu (24/10).

Menurut para pendukung Persibo yang bertindak selaku tuan rumah itu, wasit sering mendiamkan berbagai kecurangan yang dilakukan Persiwa dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia itu.

Pengawas Pertandingan (PP) Djunaedi Tagela asal Manado yang dikonfirmasi usai pertandinagn mengaku belum bisa memberi sanksi atas sikap suporter tim tuan rumah yang dinilai tidak sportif tersebut.

Ia mengatakan, yang berhak memberikan sanksi atau tidak adalah Komisi Disiplin PSSI. Pihaknya hanya memberi laporan perihal semua yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

“Masalah sanksi itu wewenang Komdis. Yang jelas saya akan melaporkan apa yang sudah saya lihat sepanjang pertandingan,” ujarnya.

Kasus lemparan korek api Boromania itu dilakukan saat jeda pertandingan, dimana wasit utama dan dua asistennya menuju ruang tunggu. Tanpa diketahui pelemparnya, sebuah korek api jenis gas melayang ke arah lorong Stadion Brawijaya, tempat pertandingan berlangsung.

Beruntung, lemparan itu tidak sampai mengenai wasit maupun dua asistennya. Korek api itu hanya mengenai kaki seorang anggota polisi, setelah sebelumnya membentur pagar pembatas tribun utama.

Kekesalan para Boromania tidak hanya ditujukan dengan melempar wasit yang dinilai tidak tegas. Mereka juga menyalakan kembang api hingga beberapa kali, menimbulkan suara yang cukup keras. Bahkan, mereka juga menyanyikan lagu-lagu dengan nada sindiran. Tidak jarang, mereka mengumpat ketika wasit dinilai tidak tegas.

Pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar enggan untuk berkomentar banyak tentang sikap Boromania yang mengumpat dan kesal pada sikap wasit tersebut. Ia mengaku sudah paham akan kondisi itu, dan menyatakan kondisi persebakbolaan di Indonesia memang seperti itu. Wasit kadangkala tidak tegas saat memberi keputusan. “Bermain sepak bola di Indonesia memang seperti itu,” katanya singkat.

Pertandingan antara Persibo Bojonegoro dan Persiwa Wamena di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, berlangsung cukup tegang. Wasit Saripudin dari Bandung terpaksa mengeluarkan empat kartu kuning dari kantongnya. Satu kartu kuning diberikan pada pemain Persibo yaitu Carlos Eduardo di menit ke-71.

Sementara itu, tiga kartu lainnya diberikan pada pemain Persiwa yaitu Li Hou Yuan di menit ke-25, Joko Kuspito di menit ke-61, dan Boakai Edy Foday di menit ke-92. Skor di antara keduanya dalam pertandingan itu imbang, 1-1. (Ant/OL-2/MICOM)