Duet Maut Pujaan Boromania

Moncernya performa duet penyerang mungil Persibo Bojonegoro benar-benar menjadi pujaan suporter fanatik Persibo Bojonegoro, yakni Boromania.

Duet yang dimaksud adalah Samsul Arif dan penyerang anyar Bagus Cahyono. Keduanya menjadi aktor kemenangan Laskar Angling Dharma atas tamunya Medan Chiefs kemarin sore.

Tidak tanggung-tanggung, lima gol dicetak dalam satu pertandingan oleh dua striker yang tingginya di bawah rata-rata idealnya seorang penyerang.

Bukan hanya melalui tendangan kaki yang diawali skill aduhai, dua gol Samsul Arif dicetak melalui heading menawan dari himpitan pemain belakang lawan.

Dibandingkan dengan duet penyerang lain, Samsul lebih bisa berkembang. Karena, saat bersama Dicky Firasat, ia menjadi fokus penjagaan lawan. Walaupun begitu, ia masuk bisa menciptakan gol melalui sudut yang cukup sempit.

Lihat saja gol pada menit 21 yang diciptakannya. Dengan tinggi di bawah 170 centimeter, ia bisa melakukan tandukan kepala memutar setelah menerima umpan dari Novan Setya dari sebelah kanan pertahanan Medan.

Padahal, ia mendapat pengawalan cukup ketat dari Baihai maupun pemain lawan lainnya yang postur tubuhnya lebih tinggi. Ia bisa memenangkan duel udara dan mencetak gol indah.

Begitupula gol terakhir yang melengkapi hattricknya sore itu pada menit ke 83. Melalui umpan yang sama dari sebelah kanan, ia berhasil memperdayai penjaga gawang lawan.

“Benar-benar indah gol yang diciptakan oleh Samsul. Ia menjadi harapan bagi Persibo ke depannya,” puji Presisiden Boromania, Basar, Senin (11/4/2011).

Dijelaskan, duet Bagus Cahyono dan Samsul Arif benar-benar luar biasanya dan menjadi motor kemenangan Persibo Bojonegoro.

Pada saat laga di Stadion Manahan Solo melawan Manado United (MU), sebenarnya duet tersebut hampir sama menyelamatkan muka anak asuh Sartono Anwar.

“Saat itu, dua pelanggaran di kotak penalti yang dibuat pemain belakang MU karena akselerasi Bagus. Sayangnya, Samsul yang mengeksekusi penalti hanya bisa memasukkan satu gol saja,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta pelatih agar menempatkan duet penyerang Bagus Cahyono – Samsul Arif sebagai starter pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.(dul/but/beritajatim.com)