Eksperimen Lini Belakang

Persibo vs PSBI
Nanti sore, Kamis (18/3/2010), Persibo Bojonegoro akan menjamu tim tamu PSBI di stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro. Target menang telah dicanangkan oleh manajemen Persibo, tetapi barisan belakang yang keropos membuat banyak orang mempertanyakan target tersebut.

Tetapi, pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar tetap optimis anak buahnya bisa meraih hasil yang maksimal. Bahkan, ia bereksperimen untuk menurunkan duet Joko Sugiarto dan Modestus Setiawan di jantung pertahanan.

Seperti diketahui, dua bek andalan Laskar Angling Dharma, Aris Tuansyah dan Slamet Sampurno tidak bisa diturunkan. Aris cidera dan Slamet menjalani hukuman kartu merah. Kondisi tersebut diperparah dengan belum sembuhnya Steven Eko yang lebih dulu cidera. Sehingga, stok lini belakang Persibo menipis dan tinggal menyisakan Joko Sugiarto saja.

Dengan tidak adanya stok pemain belakang lagi, Sartono terpaksa harus menggeser posisi Modestus yang biasa beroperasi sebagai geladang bertahan. Walaupun seperti itu, Sartono mengakui, kalau sebelumnya Modestus adalah pemain bertipikal stopper. Sehingga, pada pertandingan krusial di kandang ini ia akan dipasang lagi ke tempat asalnya.

“Barisan belakang akan tetap kokoh, dan itu akan diperkuat dengan gelandang bertahan Persibo yang mumpuni,” kata Sartono.

Menurutnya, di barisan belakang nantinya ada Novan Setya dan M Hamzah yang mendampingi. Didepan barisan pertahanan ada gelandang bertahan yang selalu dipasang pelatih, yakni Victor Da Silva.

“Selain Victor, ada beberapa nama lain yang kemungkinan juga siap dipasang di gelandang, antara lain Jajang Paliama dan M Irfan,” tegasnya.

Untuk dibarisan depan, Sartono bisa berimproviasi lebih enak. Karena, stok cukup banyak. Namun, trisula maut Persibo kemungkinan besar masih tetap akan diisi oleh Perry Sah Kollie, Abel Ciello Quioh dan Melky Pekey.

“Kami berharap mereka bisa bermain lebih bagus dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya,” tegasnya.

Dengan kemenangan tersebut, maka tinggal satu pertandingan lagi yang harus dimenangkan oleh Persibo jika ingin lolos langsung ke delapan besar Devisi Utama Liga Indonesia.(dul/ted/beritajatim.com)