Enggan Gabung LPI, Gaji 7 Pemain Tidak Jelas

Sampai sekarang ini manajemen Persibo Bojonegoro mengaku telah melunasi gaji para pemain yang ikut bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI).

Namun, bagi mereka yang menolak bergabung dengan manajemen, sampai sekarang ini gajinya masih tidak jelas, khususnya selama tiga bulan belakangan ini.

Tujuh pemain yang dimaksud adalah Rudi Widodo, Slamet Nurcahyono, Cucu Hidayat, Syaifuddin, Dwi Kuswanto, Victor Da Silva dan terakhir striker lincah asal Bojonegoro, Samsul Arif.

Hal itu dibenarkan Menejer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar, kepada beritajatim.com, Selasa (28/12/2010). Dikatakan, jika sejauh ini pemain yang ikut ke LPI gajinya sudah tuntas. “Memang benar, awalnya kita juga mendapatkan pinjaman dari konsorsium LPI,” terangnya.

Sehingga, untuk gaji tujuh pemain yang menolak bergabung, manajemen juga masih menunggu cairan sisa dari Pemkab Bojonegoro, termasuk untuk membayar hutang. “Ya bagaimana lagi, mereka yang menentukan pilihan untuk tidak ikut bergabung. Jika bergabung dengan LPI, maka kami tetap akan membayar gaji secara tunai,” tambahnya.

Menurutnya, LPI tidak akan membayar pemain yang enggan bergabung. Sehingga, bisa dibilang gaji yang sudah dicairkan akan kompensasi untuk mereka yang bergabung. “Setelah ini, mereka yang bergabung akan menerima secara utuh dari LPI haknya,” tegasnya.

Seperti diketahui, jika para pemain yang enggan bergabung dengan pemain-pemain LPI di Persibo Bojonegoro, kondisinya masih kebingungan. Bahkan, manajemen belum juga mengetahui kapan bisa membayar gaji pemain yang tersisa di kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang sudah tidak diikuti Persibo Bojonegoro lagi.(dul/kun/beritajatim.com)