Fajar Terpental dari Tim

Striker Persibo Bojonegoro Fajar Listyantara akhirnya terpental dari skuad tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut. Alasannya, yang bersangkutan dianggap kurang memberikan kontribusi bagi tim kebanggaan warga Kota Ledre itu. ”Dia sudah menandatangani surat mundur dari Persibo,” kata Asisten Manajer Bidang Keuangan Abdul Mun’im kepada Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group) kemarin (22/12).

Menurut Mun’im, pemain yang juga adik kandung mantan pemain nasional Seto Nurdiyantoro itu menerima dengan lapang dada keputusan manajemen. Meski demikian, jelas Mun’im, manajemen memberikan hak-haknya sebagai pemain. Hanya, lanjut dia, gajinya tidak diberikan secara utuh selama satu musim kompetisi. ”Intinya, semua hak sesuai aturan yang ada telah kami berikan,” tegas Mun’im.

Selain itu, terang dia, dengan pemutusan kontrak Fajar di pertengahan musim ini, yang bersangkutan masih bisa mencari klub lain. Bahkan, Mun’im siap membantu proses administrasi terkait dengan kepindahan Fajar. ”Intinya, kami siap membantu yang dia perlukan,” tandas Mun’im

Dengan demikian, ucap dia, terbuka lebar kesempatan Persibo untuk menambah seorang pemain lagi. Tentunya, menurut Mun’im, pemain itu berposisi sebagai striker untuk menggantikan Fajar. ”Kan masih lowong satu.”

Kendati begitu, perekrutan seorang pemain tambahan di luar empat pemain lokal dan satu pemain asing yang diproyeksikan harus sesuai dengan kondisi yang ada. Kondisi yang dimaksud, jelas dia, adalah keuangan serta kebutuhan tim secara utuh.”Untuk pemainnya siapa ya terserah pelatih, asalkan sesuai dengan kondisi keuangan, itu saja,” tuturnya.

Sementara itu, dalam latihan dan seleksi Persibo di lapangan Sekolah Model Terpadu (SMT) Sukowati, Kapas, ada seorang pemain asing yang mengadu nasib.

Pemain tersebut Joseph Dikcsen yang berposisi sebagai stoper dan berasal dari Liberia.(ade/jpnn/ko)
(Sumber : Jawapos)