Final Pembuktian

Final Divisi Utama: Persibo vs Deltras
Derby Jatim mewarnai partai puncak final kompetisi divisi utama nanti malam di Stadion Manahan Solo. Persibo Bojonegoro bakal menantang Deltras Sidoarjo.

Pertandingan tersebut merupakan ulangan laga putaran delapan besar lalu di Gelora Delta Sidoarjo. Deltras yang bertindak sebagai tuan rumah saat itu, mampu mengalahkan Persibo dengan skor 2-1. Namun, laga tersebut dinilai kubu Persibo diwarnai keputusan kontroversial wasit melalui hadiah tendangan penalti. Sehingga, Victor da Silva dkk yang sempat unggul 1-0, akhirnya harus menelan kekalahan.

Karena itu, laga di tempat netral dan disiarkan langsung salah satu stasiun televise swasta nanti malam bakal dijadikan ajang pembuktian bagi Persibo. Menurut pelatih Persibo Sartono Anwar, bila semua bermain fairplay, termasuk pengadil di tengah lapangan, dirinya optimistis anak asuhnya bakal memenangi laga final sekaligus merebut trofi juara kompetisi divisi utama musim ini.

Mantan pelatih PSIS Semarang itu menyebut peluang timnya saat ini sudah 80 persen untuk menang. ”Meski dua pemain absent, kita nggak ada masalah. Kita tinggal mewujudkan 20 persen sisanya dengan kerja keras sekali lagi,” ujarnya.

Di laga nanti malam, tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini memang tampil tanpa dua pemain inti yang diturunkan di semifinal Kamis (27/5) lalu. Keduanya, striker asal Liberia Perry S Kollie dan stopper Joko Sugiarto. Dua pemain tersebut harus menjalani akumulasi dua kartu kuning yang telah diterimanya. ”Nggak ada masalah. Aris (Tuansyah) siap tampil (menggantikan Joko),” kata Sartono.

Aris sendiri siap ditampilkan. Dia kemarin mengikuti latihan rutin tim Persibo di lapangan Sriwedari Solo. Sementara posisi Perry S Kollie kemungkinan diisi Melky Pekey. Mantan striker Persija Jakarta tersebut sudah terbebas dari larangan bermain akibat kartu merah saat melawan Deltras lalu. Hukuman wasit tersebut dijadikan motivasi Melky Pekey untuk laga final ini. Dia berjanji ingin membuktikan bahwa keputusan wasit yang menganggapnya memukul pemain Deltras salah. Striker bergelar sarjana hukum ini bakal mengerahkan segenap kemampuannya agar Persibo menang.

Menurut Sartono, semua pemain pengganti Persibo siap dimainkan. Hanya dia berpesan agar pemain yang tampil di lapangan hijau bisa bermain lebih sabar dan tidak emosional. Jika pemain bermain emosi, maka tim secara keseluruhan bakal rugi. ”Yang jelas langsung tampil menyerang dan tidak emosi,” ujarnya.

Mengenai kekuatan Deltras, pelatih yang suka bertopi itu menganggap permainan tim polesan Nus Yadera tidak terlalu istimewa. Hal itu dilihatnya saat semifinal kedua,m Deltras melawan Semen Padang. ”Karena itu saya optimistis menang,” ujarnya.

Sartono menambahkan, kekalahan di Sidoarjo pada putaran delapan besar lalu sudah dilupakan. ”Kita sudah lupakan itu, yang penting adalah partai final,” katanya sambil tersenyum.

Secara kebugaran, pemain Persibo lebih fresh. Selain memainkan laga semifinal di jam pertama melawan Persiram Raja Ampat, tim berkostum kebesaran oranye ini juga ”hanya” bermain normal, 2 x 45 menit. Sementara Deltras memainkan laga semifinal di malam hari. Selain itu, The Lobster juga memerlukan perpanjangan waktu 2 x 15 menit dan adu tendangan penalti saat melawan Semen Padang.

Karena itu, manajemen tim Persibo juga optimistis piala divisi utama bakal berlabuh di Bojonegoro. ”Sudah kepalang basah, ya mandi sekali,” kata Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar kepada Radar Bojonegoro di Hotel Agas Solo kemarin (28/5) sore.

Dia menjelaskan bahwa semula target Persibo hanyalah lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. Karena saat ini Persibo sudah sampai di partai puncak, maka targetnya tak hanya sekadar lolos. Apalagi, lawannya Deltras, tim yang sempat membuat sakit hati seluruh masyarakat Bojonegoro. ”Semua fairplay, kita pasti juara dan memenuhi target tersebut,” imbuhnya.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menyatakan bahwa saat ini waktu yang tepat untuk menunjukkan kepada tim lawan mengenai sepak bola yang benar. ”Bukan hanya menang secara penalti,” sindirnya.

Dia juga memohon dukungan dan doa restu dari seluruh masyarakat Bojonegoro terkait laga nanti malam. ”Saya mohon doa restu agar Persibo bisa menjadi juara divisi utama,” pintanya. (ade/yan)